Monday, June 11, 2012

Menginap di Cordial House Hotel, Istanbul

Resepsionis
Resepsionis.

Berbekal dari tulisan tangan di secarik kertas, dengan mudah saya tiba di penginapan Cordial House Hotel, Istanbul. Goresan tinta merah itu memandu saya setibanya di Bandara Internasional Ataturk.
“Beli dua jeton saja sekaligus karena nanti mesti pindah jalur kereta. Jeton itu koin plastik untuk naik tram, satu koin seharga dua lira, bisa beli di mesin atau di petugas yang berdiri di pintu masuk. Dari stasiun bandara ambil jalur merah, lalu pindah ke jalur biru di Zeytinburnu dan turun di stasiun Cemberlitas, satu stasiun sebelum Sultan Ahmed…” 

Jalan sedikit sudah di Divanyolu Cadessi
Jalan sedikit sudah sampai di Divanyolu Cadessi.

Cordial House berada di Divanyolu Caddesi (“Jalan” Divanyolu), Peykhane Sokak, No. 19, tepat setelah stasiun Cemberlitas. Terdapat plang jalan yang bertuliskan “Divanyolu Caddesi” yang mengarah ke jalan selebar dua kendaraan yang menurun dengan permukaan jalan berupa susunan batu dan bollard di kedua bahu jalan. Cordial House hanya ditandai dengan dua buah neon sign berbentuk oval berwarna biru dengan tulisan Cordial House Hotel.

Rekomendasi penginapan dari seorang teman yang baru saja mengunjungi Istanbul ternyata tidak salah. Walaupun belum terdaftar di buku panduan Lonely Planet, penginapan ini sangat saya rekomendasikan untu pejalan ketat anggaran yang tidak terlalu suka keramaian turis seperti yang banyak terlihat di kawasan Sultan Ahmed. 

Bar
Bar.

Lokasi Cordial House hanya 40 meter dari stasiun Cemberlitas dan Divanyolu Square di mana terdapat hamam terkenal, yakni Cemberlitas Hamami, dan juga tempat Column of Constantine berada. Atraksi utama kota Istanbul seperti Grand Bazaar (200m), Blue Mosque (250m), Basilica Cistern (300m), Haga Sophia (350m), Topkapi Palace (650m) sangat dekat ditempuh dengan berjalan kaki. Bahkan kawasan Eminonu tempat penyeberangan feri ke sisi benua Asia dan kawasan kota modern Beyoglu hanya berjarak beberapa menit dengan menggunakan tram.

Cordial House memiliki kamar single, double, twin, triple, dan quadruple dengan kamar mandi di dalam. Juga tersedia male dorm, female dorm dan mixed dorm yang cukup luas dan kamar mandi bersama di luar. Kekurangannya untuk dormitory hanya tersedia satu colokan listrik yang digunakan secara bergantian di kamar dengan kapasitas delapan orang. Setiap dormitory juga hanya memiliki satu kunci yang digunakan bersama penghuni kamar, orang pertama yang masuk ke kamar harus mengambil di resepsionis, demikian juga orang terakhir yang keluar kamar harus menyerahkan kembali ke resepsionis.

Restoran
Restoran.

Pernah suatu hari ketika saya meminta kunci ke resepsionis, ternyata salah satu penghuni kamar sudah mengambilnya terlebih dahulu, sedangkan pintu kamar masih dalam kondisi terkunci. Akhirnya saya harus mencari kunci tersebut ke kamar mandi sambil berteriak “Anyone has Room 33 key?”. Untungnya saya menginap di male dorm, coba kalau di mixed dorm, mungkin saya akan memasuki kamar mandi wanita juga untuk mencari kunci. 

Berbagai fasilitas dan layanan tersedia mulai dari wireless internet (tidak berfungsi untuk BlackBerry), air panas, belajar mempersiapkan kopi Turki, penitipan koper, pemanas ruangan, safety box, dan potongan harga untuk paket tur, pertunjukan whirling dervish dan Turkish bath. Juga tersedia sarapan pagi yang disajikan secara prasmanan di ruang makan yang terletak di lantai bawah tanah dengan menu seperti telur rebus, roti, buah zaitun, berbagai jenis keju dan selai, jus, teh dan kopi Turki. Sarapan disediakan dengan tambahan biaya. Namun, pada saat itu saya memesan melalui agoda.com yang memberikan fasilitas sarapan pagi gratis.

Ruang bersama
Ruang bersama atau “common room“.

Prasmanan sarapan pagi
Prasmanan sarapan pagi.

Secara keseluruhan fasilitas di Cordial House sangat terjaga kebersihan dan kerapihannya. Tatanan desain interior terlihat sederhana dan modern dengan menggunakan permainan warna pada dinding dan langit-langitnya. Codial House juga sangat peka terhadap penggunaan energi listrik. Koridor utama menuju kamar menggunakan sensor gerak yang secara otomatis memadamkan lampu ketika tidak ada orang yang lewat. Menempati bangunan empat lantai, Cordial House dilengkapi dengan lif kecil yang sudah usang, mirip seperti lif barang. 

Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

0 comments

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.