Cuba anda perhatikan betul-betul gambar apakah yang berada di belakang gadis cantik ini??? serammm
Showing posts with label Mistis. Show all posts
Showing posts with label Mistis. Show all posts
Friday, August 10, 2012
Thursday, August 9, 2012
Video malaikat turun di perang Suriah ?
Media mujahidin Chechnya Kavkaz Center melansir sebuah berita menarik tentang sebuah video klip yang menggambarkan sosok seorang berpakaian serba putih dari Suriah.
Video ini memperlihatkan suasana perang di Suriah yang belum lama terjadi. Saat tembakan membabi-buta menyerang kerumunan manusia, salah seorang terkena hantaman peluru dan tergeletak di tengah jalan. Orang-orang hanya bisa melihat tanpa berani keluar dari tempat persembunyian karena jalanan berada dalam incaran Alawites, sekte minoritas pendukung rezim Partai Baath yang berkuasa di Suriah.
Orang-orang berteriak, panik, dan berhamburan. Mereka tidak tahu bagaimana membantu korban yang terluka. Pada saat itu, seorang pria berpakaian serba putih muncul di latar belakang video. Dia berperilaku tenang, berjalan santai dan tidak panik seperti yang lainnya.
Tanpa mempercepat langkahnya, pria yang berpakaian putih tersebut perlahan-lahan mendekati korban yang tergeletak dan mengangkatnya dengan santai, padahal berat korban kurang lebih 80 kg.
Dengan satu tangan dia membawa korban yang terluka ke kerumunan orang. Kemudian pria tersebut menghilang dari video.
Seperti dilaporkan oleh kavkaz center, saksi dalam kejadian tersebut mengatakan bahwa seorang pria tak dikenal muncul secara tiba-tiba. Pria tersebut mengenakan jubah putih dan tanpa ekspresi sedikitpun meski berada dalam situasi perang, kotoran, debu, gencarnya serangan, dan kehancuran.
Lihat videonya berjudul "Angel or Hero? (Malaikat atau Pahlawan?) di bawah ini.
Sumber:
ikhwanesia
Lihat yg lebih 'menarik' di sini !
Serunya pesta kanibal thailand !
Ketika menyaksikan foto ini, saya berharap bahwa semua ini adalah bukan foto nyata dan hanya foto rekayasa atau hoax saja. Karena jika foto-foto ini benar dan memang sebuah kenyataan berarti manusia sedang menghadapi tragedi yang sangat memilukan, dimana manusia menyembelih, menguliti dan memasak daging manusia seperti melakukannya terhadap binatang dan setelah itu mereka memakannya bersama-sama dalam suasana pesta.
Dari sumber yang saya baca, bahwa kejadian ini terjadi di Thailand. Sumber tersebut menyatakan bahwa ini adalah sebuah ritual sesat pemuja Iblis yang terjadi di negara tersebut
Silahkan pembaca menilainya sendiri, namun kalau dilihat dari detail foto-foto yang ada terlihat bahwa foto-foto ini adalah foto yang sangat realistis, susah bagi orang untuk merekayasa foto hingga jadi foto seperti ini. Silahkan anda menilainya sendiri dan simpulkan sesuai yang anda pahami tentang fotografi. Jika para Pembaca ada yang mempunyai informasi tentang foto ini silahkan tuliskan di kolom komentar dari posting ini.
Tuesday, August 7, 2012
Penjelasan Ilmiah Fenomena Hantu
Apakah anda pernah mendengar suara-suara yang aneh, melihat penampakan secara sekilas, merasakan kehadiran sesuatu, atau rasa takut yang tidak dapat dijelaskan namun datang begitu saja dan tiba-tiba? Biasanya anda akan langsung menghubungkan fenomena-fenomena tersebut dengan kehadiran hantu di sekitar anda. Namun tahukah anda bahwa sebenarnya fenomena-fenomena tersebut dapat dijelaskan secara ilmiah?

Fenomena di atas bisa jadi merupakan peristiwa yang disebabkan oleh gelombang suara infrasonik. Gelombang infrasonik adalah frekuensi gelombang yang sangat rendah yakni antara antara 0,1-20Hz. Suara infrasonik ini sangat rendah sehingga saking rendahnya manusia tidak akan dapat mendengarnya. Namun meskipun kita tidak dapat mendengarnya tetapi ternyata kita tetap saja bisa "merasakannya".
Bahkan sebagian orang dapat digolongkan hipersensitif (lebih peka) terhadap frekuensi ini rendah. Infrasonik dapat menyebabkan berbagai efek yang aneh, termasuk diantaranya mual, ketakutan atau kekaguman yang ekstrim, kecemasan dan merinding. Para peneliti juga percaya bahwa infrasonik dapat mempengaruhi penglihatan seseorang dengan menyebabkan getaran pada bola mata. Getaran ini dapat menyebabkan anda untuk seolah-olah "melihat hantu". Infrasonik dapat terjadi karena berbagai macam fenomena yang berbeda, seperti badai, angin musim, pola cuaca dan beberapa jenis gempa bumi. Hewan seperti gajah juga diketahui menggunakan infrasonik untuk berkomunikasi melalui jarak jauh atau sebagai pertahanan terhadap ancaman.

Pada bulan April 1998, Journal of Society for Psychical Research menerbitkan sebuah makalah berjudul The Ghost in the Machine yang ditulis oleh dosen Coventry University, Vic Tandy. Makalah ini menggambarkan pengalaman Tandy dengan gelombang infrasonik saat ia sedang bekerja di laboratorium medis. Rekan kerjanya mengeluhkan tentang perasaan yang menyeramkan dan mengerikan di dalam laboratorium. Seorang cleaning service bahkan mengundurkan diri setelah "melihat sesuatu". Ketika sedang bekerja sendirian di laboratorium pada suatu malam, tiba-tiba Tandy merasa bahwa ia sedang diawasi.
Dia mengklaim sesosok bayangan muncul di sudut penglihatannya. Namun ketika Tandy berbalik untuk melihatnya, sosok itu kemudian menghilang. Keesokan harinya, Tandy membawa pedang anggar ke laboratorium untuk memperbaikinya. Ketika ia memegang gagang pedang anggar tersebut, tiba-tiba saja pedangnya mulai bergetar dengan liar. Karena penasaran, Tandy kemudian membawa pedangnya tersebut mengelilingi ruangan. Dan ia mendapatkan bahwa pedangnya bergetar kuat di tengah lab, tapi benar-benar berhenti ketika berada di tepi ruangan.
Tandy kemudian menemukan kenyataan bahwa ada sebuah gelombang 19Hz di dalam laboratoriumnya. Dinding laboratorium telah menyebabkan gelombang suara tersebut memantul dan membesar, dan menghasilkan sebuah bidang dengan energi maksimum yang berpusat di tengah ruangan yang cukup untuk membuat pedangnya bergetar. Sumber dari gelombang ini ternyata adalah sebuah kipas yang baru dipasang di salah satu ujung laboratorium. Ketika kipas tersebut dimatikan, gelombang, dan semua fenomena yang terkait dengan itu, menghilang. Jadi dapat disimpulkan bahwa fenomena-fenomena yang ia alami bukanlah merupakan perbuatan hantu.
Lihat yg lebih 'menarik' di sini !
Pramugari Koma di Tanah Suci
~”Mutiara Air Mata Muslimah”~
*Kisah Nyata : Pramugari Koma di Tanah Suci *
*Kisah Nyata : Pramugari Koma di Tanah Suci *
Bismillahir-Rahmaani r-Rahim..Kisah ini dikutip dari sebuah catatan facebook, sengaja menulis kembali cerita ini dengan maksud ingin menyebarkan kisah kebesaran Allah yang maha dahsyat ! Mudah-mudahan kita menjadi umat yang diselamatkan Allah. Aamiin.
Selama hampir sembilan tahun menetap di Mekah sambil menguruskan jemaah haji dan umrah, saya telah melalui berbagai pengalaman menarik dan yang pahit. Bagaimana pun, dalam banyaknya peristiwa yang saya alami, ada satu kejadian yang tidak akan pernah saya bisa lupakan. Kisah ini terjadi kepada seorang wanita yang berusia di pertengahan 30-an pada saat saya mengurus satu rombongan haji.
Setibanya wanita tersebut dan rombongan haji di Lapangan Terbang Jeddah kami sambut dengan sebuah bus. Semuanya terlihat riang sebab ini adalah pertama kalinya mereka melaksanakan haji. Setelah itu saya membawa mereka menaiki bas dan dari situ, kami menuju ke Madinah.
Alhamdulillah, segalanya berjalan lancar hingga kami sampai di Madinah. Tiba di Madinah, semua orang turun dari bus. Turunlah mereka satu persatu sampai tiba pada giliran wanita tersebut. Tanpa sebab yang jelas tiba-tiba wanita itu jatuh tidak sadarkan diri, yang secara langsung setelah menginjak bumi Madinah.
Sebagai orang yang dipertanggungjawabkan mengurus jemaah itu, saya pun bergegas menuju ke arah wanita tersebut. “Jemaah ini sakit” kata saya pada jemaah-jemaah yang lain.
Suasana yang tadinya tenang serta merta bertukar menjadi cemas dan semua jemaah terlihat panik atas kejadian ini.
Suasana yang tadinya tenang serta merta bertukar menjadi cemas dan semua jemaah terlihat panik atas kejadian ini.
“Badan dia panas dan menggigil. Jemaah ini tak sadarkan diri, cepat tolong saya…kita bawa dia ke rumah sakit” kata saya. Tanpa membuang waktu, kami mengangkat wanita tersebut dan membawanya ke rumah sakit Madinah yang terletak tidak jauh dari situ. Sementara itu, jemaah yang lain diantar ke tempat penginapan masing-masing. Sampai di rumah sakit Madinah, wanita itu masih belum sadarkan diri. Berbagai usaha dilakukan oleh dokter untuk memulihkannya, namun semuanya gagal.
Sementara itu, tugas mengurus jemaah perlu saya teruskan. Saya terpaksa meninggalkan wanita tersebut di rumah sakit. Namun dalam kesibukan menguruskan jemaah, saya menghubungi rumah sakit Madinah untuk mengetahui perkembangan wanita tersebut. Namun, saya diberi kabar bahwa dia masih tidak sadarkan diri. Selepas dua hari, wanita itu masih juga tidak sedarkan diri. Saya makin cemas, maklumlah, itu adalah pengalaman pertama saya berhadapan dengan situasi seperti itu.
Semua usaha untuk memulihkannya gagal, maka wanita itu dibawa ke rumah sakit Abdul Aziz Jeddah untuk mendapatkan perawatan lanjut sebab rumah sakit di Jeddah lebih lengkap kemudahannya dibandingkan rumah sakit Madinah. Namun usaha untuk memulihkannya masih tidak berhasil. Jadwal Haji harus diteruskan. Kami berangkat ke Mekah untuk mengerjakan ibadah haji. Selesai haji, saya langsung pergi ke Jeddah. Malangnya, sampai rumah sakit Abdul Aziz, saya diberitahu oleh dokter bahawa wanita tersebut masih koma. Bagaimanapun, kata doktor, keadaannya stabil. Melihat keadaannya itu, saya ambil keputusan untuk menunggunya di rumah sakit.
Setelah dua hari menunggu, akhirnya wanita itu membuka matanya. Dari sudut matanya yang terbuka sedikit itu, dia memandang ke arah saya dan terus memeluk saya dengan erat sambil menangis terisak-isak. Ketika itu saya sangat bingung, Saya bertanya kepada wanita tersebut,
“Kenapa kamu menangis?”
“Ustazah….saya taubat Ustazah. Saya menyesal, saya takkan berbuat lagi hal-hal yang tidak baik. Saya bertaubat, betul-betul bertaubat.”
“Kenapa kamu tiba-tiba ingin bertaubat?” tanya saya masih dalam keadaan bingung. Wanita itu terus menangis terisak-isak tanpa menjawab pertanyaan saya itu. Tidak lama kemudian dia bersuara, menceritakan kepada saya mengapa dia berkelakuan demikian, cerita yang bagi saya perlu diambil hikmahnya oleh kita semua.
Katanya, “Ustazah, saya ini sudah berumah tangga, menikah dengan lelaki orang kulit putih. Tapi saya salah. Saya ini cuma Islam pada nama dan keturunan saja. Saya tak pernah mengerjakan ibadah. Saya tidak sholat, tidak puasa, semua amalan ibadah saya dan suami tidak pernah saya kerjakan, rumah saya penuh dengan botol minuman.
Katanya, “Ustazah, saya ini sudah berumah tangga, menikah dengan lelaki orang kulit putih. Tapi saya salah. Saya ini cuma Islam pada nama dan keturunan saja. Saya tak pernah mengerjakan ibadah. Saya tidak sholat, tidak puasa, semua amalan ibadah saya dan suami tidak pernah saya kerjakan, rumah saya penuh dengan botol minuman.
Dengan suara tersekat-sekat, wanita itu menceritakan, “Ustazah…Allah itu Maha Besar, Maha Agung, Maha Kaya. Semasa koma , saya telah diazab dengan siksaan yang benar-benar pedih atas segala kesalahan yang telah saya buat selama ini.
“Betulkah?” tanya saya terkejut. “Betul Ustazah. Selama koma itu saya telah ditunjukkan oleh Allah tentang balasan yang Allah beri kepada saya. Balasan azab Ustazah, bukan balasan syurga.
Saya rasa seperti diazab di neraka. Saya ini seumur hidup tak pernah pakai jilbab. Sebagai balasan, rambut saya ditarik dengan bara api. Sakitnya tidak bisa saya ceritakan dengan kata-kata.
Saya rasa seperti diazab di neraka. Saya ini seumur hidup tak pernah pakai jilbab. Sebagai balasan, rambut saya ditarik dengan bara api. Sakitnya tidak bisa saya ceritakan dengan kata-kata.
Menjerit-jerit saya minta ampun minta maaf kepada Allah.” “Bukan itu saja, buah dada saya pun diikat dan dijepit dengan penjepit yang dibuat daripada bara api, kemudian ditarik ke sana-sini…putus, jatuh ke dalam api neraka.
Buah dada saya hancur terbakar, panasnya bukan main. Saya menjerit, menangis kesakitan. Saya masukkan tangan ke dalam api itu dan saya ambil buah dada itu kembali .”
Tanpa mempedulikan pasien lain, suster pun memerhatikannya wanita itu terus bercerita. Menurutnya lagi, setiap hari dia disiksa, tanpa henti, 24 jam sehari. Dia tidak diberi waktu untuk beristirahat atau dilepaskan dari hukuman, sepanjang masa koma itu di laluinya dengan azab yang amat pedih.
Dengan suara terbata-bata, dengan berlinangan air mata, wanita itu meneruskan ceritanya, “Hari ke hari saya disiksa. Bila rambut saya ditarik dengan bara api, sakitnya terasa seperti kulit kepala yang ikut terlepas. Panasnya juga menyebabkan otak saya terasa seperti menggelegak.
Azab itu pedih…pedih yang amat sangat…tidak bisa saya ungkapkan. Sambil bercerita, wanita itu terus meraung, menangis terisak-isak. Terlihat dia betul-betul menyesal atas semua kesalahannya. Saya pun termenung, kaget dan menggigil mendengar ceritanya. Sangat pedih balasan Allah kepada umatnya yang ingkar.
“Ustazah… buat saya, Islam hanya nama saja, tapi saya minum alkohol, saya main judi dan segala macam dosa besar. Karena saya suka makan dan minum apa yang diharamkan Allah, semasa tidak sadarkan diri itu saya telah diberi makan buah-buahan yang berduri tajam.
Buah yang tak berisi melainkan hanya duri-duri saja, tapi saya sangat ingin memakannya, karena saya benar-benar merasa lapar.
“Bila ditelan buah-buah itu, duri-durinya menusuk kerongkongan saya dan bila sampai ke perut terasa menusuk perut saya. Sedangkan jari yang tertusuk jarum pun terasa sakitnya.
“Bila ditelan buah-buah itu, duri-durinya menusuk kerongkongan saya dan bila sampai ke perut terasa menusuk perut saya. Sedangkan jari yang tertusuk jarum pun terasa sakitnya.
Setelah buah-buah duri itu habis, saya diberi makan berupa bara-bara api. Pada saat saya masukkan bara api itu ke dalam mulut, seluruh badan saya rasanya seperti terbakar hangus. Panasnya cuma Allah saja yang tahu. Api yang ada di dunia ini tidak akan sama dengan kepanasannya. Setelah memakan bara api itu, saya meminta minuman, tapi…saya dihidangkan dengan minuman yang dibuat dari nanah. Baunya cukup busuk, saya terpaksa meminumnya sebab saya sangat merasa haus. Semua terpaksa saya lalui, tak pernah saya alami sepanjang hidup di dunia ini.”
Saya terus mendengar cerita wanita itu dengan tekun. Sangat terasa kebesaran Allah. “Semasa diazab itu, saya merayu memohon kepada Allah supaya diberikan nyawa sekali lagi, berilah saya peluang untuk hidup sekali lagi. Tak berhenti saya memohon. Saya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan saya. Saya berjanji tidak akan ingkar atas perintah Allah dan akan jadi umat yg soleh. Saya berjanji kalau saya dihidupkan kembali, saya akan perbaiki segala kekurangan dan kesalahan saya dahulu, saya akan mengaji, akan sholat, akan puasa yang selama ini saya tinggalkan.”
Saya termenung mendengar cerita wanita itu. Benarlah, Allah itu Maha Agung dan Maha Berkuasa. Kita manusia ini tak akan terlepas dari balasanNya. Kalau baik amalan kita maka baiklah balasan yang akan kita terima, kalau buruk amalan kita, maka azablah kita di akhirat kelak.
Alhamdulillah, wanita itu telah menyaksikan sendiri kebenaran Allah. “Ini bukan mimpi ustazah. Kalau mimpi azabnya tidak akan terasa sampai sepedih ini. Saya bertaubat Ustazah, saya tak akan ulangi lagi kesalahan saya. Saya bertaubat… saya taubat Nasuha,” katanya sambil menangis-nangis. Sejak itu wanita tersebut benar-benar berubah. Bila saya membawanya ke Mekah, dia menjadi jemaah yang paling khusuk.
Amal ibadahnya tak pernah berhenti. Contohnya, kalau wanita itu pergi ke masjid pada waktu maghrib, dia hanya akan balik kehotelnya selepas sholat subuh. “Kenapa melakukan ibadah sampai tidak ingat waktu. kamu juga harus menjaga kesehatan. Pulanglah setelah sholat Isya, makan nasi atau istirahatlah sejenak…” tegur saya.
“Tidak apa-apa Ustazah. saya membawa buah kurma. saya memakannya disaat saya merasa lapar.” Menurut wanita itu, sepanjang berada di dalam Masjidil Haram, dia ingin membayar sholat yang ditinggalkannya dahulu.
Selain itu dia berdoa, mohon kepada Allah supaya mengampunkan dosanya. Saya kasihan melihatkan keadaan wanita itu, takut karena ibadah dan tekanan perasaan yang keterlaluan dia akan jatuh sakit. Jadi saya menasihatkan supaya tidak beribadah keterlaluan hingga mengabaikan kesehatannya.
“Tidak boleh Ustazah. Saya takut…saya sudah merasakan pedihnya azab Tuhan. Ustazah tidak merasa, Ustazah tidak mengetahui rasanya. Kalau Ustaz sudah merasakan azab itu, Ustazah juga akan menjadi seperti saya. Saya betul- betul bertaubat.”
Wanita itu juga berpesan kepada saya, katanya, “Ustazah, kalau ada perempuan Islam yang tak pakai jilbab, Ustazah ingatkanlah pada mereka, pakailah jilbab. Cukuplah saya saja yang merasakan siksaan itu, saya tidak mau ada wanita lain yang merasakan hal seperti yang saya sudah rasakan. Semasa diazab, saya melihat larangan-larangan Allah, salah satunya adalah setiap sehelai rambut wanita Islam yang sengaja diperlihatkan kepada lelaki yang bukan mahromnya, maka dia diberikan satu dosa. Kalau ada 10 lelaki yang bukan mahrom melihat sehelai rambut saya ini, maka saya mendapatkan 10 dosa.”
“Tapi Ustazah, rambut saya ini banyak jumlahnya, beribu-ribu. Kalau seorang melihat rambut saya, itu berarti beribu-ribu dosa yang saya dapat. “Saya berniat, sepulang saya dari haji ini, saya minta tolong dari ustazah supaya mau mengajarkan suami saya sholat, puasa, mengaji, dan mengerjakan semua ibadah. Saya ingin mengajak suami pergi haji. Seperti saya, suami saya itu Islam pada nama saja. Tapi itu semua adalah kesalahan saya. Saya sudah membawa dia masuk Islam, tapi saya tidak membimbing dia. Bukan itu saja, sayalah yang menjadi seperti orang yang bukan Islam.”
Sejak kembali dari haji itu, saya tidak mendegar cerita tentang wanita tersebut. Bagaimana pun, saya percaya dia sudah menjadi wanita yang benar-benar solehah. Adakah dia berbohong kepada saya tentang ceritanya diazab semasa koma? Tidak. Saya percaya dia berkata benar. Jika dia berbohong, kenapa dia berubah dan bertaubat Nasuha? Satu lagi, cobalah bandingkan azab yang diterimanya itu dengan azab yang digambarkan oleh Allah dan Nabi dalam Al-Quran dan hadish. Adakah ia berbohong ?
Benar, apa yang terjadi itu memang kita tidak dapat membuktikannya secara saintifik, tapi bukankah soal dosa dan pahala, syurga dan neraka itu perkara ghaib?
Janganlah bila kita sudah meninggal dunia, bila kita sudah diazab barulah kita mau percaya bahwa “Oh… memang betul apa yang Allah dan Rasul katakan. Aku menyesal…” Itu sudah terlambat. Raihlah 5 peluang sebelum datang 5 rintangan, Kaya sebelum miskin, Senang sebelum susah, Sehat sebelum sakit, Muda sebelum tua dan waktu Hidup sebelum mati
Walahualam Bisawab, Semoga kisah ini membawa kita menjadi umat yang lebih mengerti bahwa dunia bukanlah tempat terakhir, masih ada akhirat, masih ada alam lain yang sudah menanti kita sebagai mana dituliskan dalam Al Qur’an. Semoga kita menjadi umat yang senantiasa beribadah kepada Allah.
Janganlah bila kita sudah meninggal dunia, bila kita sudah diazab barulah kita mau percaya bahwa “Oh… memang betul apa yang Allah dan Rasul katakan. Aku menyesal…” Itu sudah terlambat. Raihlah 5 peluang sebelum datang 5 rintangan, Kaya sebelum miskin, Senang sebelum susah, Sehat sebelum sakit, Muda sebelum tua dan waktu Hidup sebelum mati
Walahualam Bisawab, Semoga kisah ini membawa kita menjadi umat yang lebih mengerti bahwa dunia bukanlah tempat terakhir, masih ada akhirat, masih ada alam lain yang sudah menanti kita sebagai mana dituliskan dalam Al Qur’an. Semoga kita menjadi umat yang senantiasa beribadah kepada Allah.
~ o ~
Salam santun dan keep istiqomah …
— Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini … Itu hanyalah dari kami … dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan … —-
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya …
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ….
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ….
#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
——————– ——————– ——–
——————– ——————– ——–
Obat AIDS : Ulat Himalaya !
Aids, penyakit yang mematikan sejauh yang kita tahu selama ini. Berbagai cara dilakukan agar bisa terbebas dari Aids, dan itu hal yang tidak mudah. Aids: Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sekumpulan gejala dan infeksi atau sindrom karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat virus HIV : Human Immunodeficiency Virus atau virus - virus lain.
Tetapi entah ini kabar gembira atau bukan, ada obat yang bisa mengobati Aids, yakni ulat Himalaya yang harganya dua kali harga emas! Berikut artikel detailnya.
Benda yang dicari oleh Silang, demikian nama pria Tibet ini sambil merangkak di tanah, 4.700 meter di atas permukaan laut di Dataran Tinggi Tibet, sungguh ajaib.
Bagian yang berada di atas tanah berupa jamur kecil tanpa tudung. Hanya batang cokelat sekecil korek api, mencuat beberapa sentimeter di tanah becek. Sebelas jam sehari, dari awal Mei sampai akhir Juni, Silang ia dan beberapa orang lain merangkak di lereng gunung yang curam. Mereka mengais semak, ranting, bunga liar, dan rumput, mencari jamur kecil yang sulit ditemui.
Ketika menemukannya, dia berteriak kegirangan. Dengan sekop kecil, Silang menggali sekeliling batang itu dan secara hati - hati mengangkat tanahnya. Dia menyikat kotoran yang menempel. Di telapak tangannya ada sesuatu mirip ulat berwarna kuning terang. Mati. Di kepalanya menempel jamur cokelat pipih. Dari sakunya, ia mengeluarkan kantong plastik merah. Dia memasukkan temuannya, lalu dengan hati - hati melipat kantong itu. Jamur ulat adalah sumber sebagian besar pendapatan mereka dalam setahun!
![]() |
| Para Pemburu Jamur Ulat Himalaya |
Di seantero Dataran Tinggi Tibet, jamur ulat ini mengubah ekonomi pedesaan. Jamur ini memicu demam emas modern. Bahkan, saat ia tiba di toko - toko yang gemerlap di Beijing, isi kantongnya tersebut laku keras dengan harga lebih dari dua kali lipat emas dengan berat yang sama.
Jamur ini bernama Yartsa Gunbu. Nama dalam bahasa Tibet ini berarti “rumput musim panas, ulat musim dingin”, sekalipun secara teknis makhluk ini bukan rumput atau ulat. Makhluk ini sebenarnya larva beberapa jenis ngengat hantu yang hidup di dalam tanah dan terinfeksi spora jamur parasit Ophiocordyceps sinensis. Jamur ini menggerogoti tubuh sang ulat dan hanya menyisakan rangka luar yang utuh. Kemudian saat musim semi tiba, mekarlah batang cokelat atau stroma yang tumbuh di kepalanya. Ini hanya terjadi di padang rumput pegunungan tinggi yang subur di Dataran Tinggi Tibet dan Himalaya.
Selama berabad - abad, yartsa gunbu dianggap sebagai obat mujarab dan obat kuat yang luar biasa. Salah satu deskripsi paling awal mengenai yartsa berasal dari teks Tibet abad ke - 15, berjudul Samudra Kenikmatan, yang membahas “pusaka sempurna” yang “menganugerahkan manfaat tak terbayangkan”. Cukup didihkan beberapa batang bersama secangkir teh, atau direbus bersama sup, atau dipanggang bersama bebek, dan semua penyakit akan sembuh—setidaknya begitu kata orang.
Ulat itu, demikian orang biasa menyebutnya, diresepkan oleh tabib untuk menyembuhkan sakit punggung, lemah syahwat, sakit kuning, dan kelelahan. Untuk mengobati tuberkulosis, asma, bronkitis, hepatitis, anemia, dan emfisema. Pengobatan untuk HIV / AIDS. Bahkan dapat menyembuhkan kerontokan rambut.
Seiring melesatnya perekonomian China, permintaan yartsa semakin meningkat—benda ini menjadi simbol status di pesta makan malam dan menjadi hadiah pilihan untuk menyenangkan hati pejabat pemerintah. Pada 1970 - an, setengah kilogram ulat ini berharga 2.000 - 5.000 rupiah. Pada awal 90 - an, harga setengah kilogram masih kurang dari dua juta rupiah. Sekarang harga setengah kilogram yartsa kualitas terbaik pada tingkat eceran dapat mencapai 475 - an juta rupiah.
Permintaan yang sangat besar tersebut memicu kekhawatiran bahwa panen tahunan, sekarang sekitar 400 juta batang, akan berkurang karena lahan yartsa dipanen secara berlebihan. Kata ahli ekologi Daniel Winkler, agar panen jamur ulat ini dapat berkesinambungan, pemanen harus menyisakan beberapa batang agar bisa tumbuh dewasa dan menginfeksi larva musim selanjutnya. Hal yang terjadi malah sebaliknya, kebanyakan penduduk desa mengambil semua jamur yang ditemukannya.
Akibat rezeki nomplok tahunan dari yartsa, ribuan penggembala yak Tibet yang dulu miskin sekarang memiliki sepeda motor, iPhone, dan TV layar datar. Perebutan lahan yartsa—kebanyakan wilayah hanya memperbolehkan panen oleh warga yang memiliki izin—menyebabkan bentrokan, termasuk tujuh pem bunuhan di Nepal utara, tempat sebagian kecil yartsa dunia berasal.
![]() |
| Inilah Ulat Ajaib |
Di kota Chengdu, Provinsi Sichuan, pencuri pernah menggali terowongan ke toko yang menjual yartsa. Mereka menggondol barang senilai lebih dari 14 miliar rupiah. Polisi China mendirikan pos - pos pemeriksaan di pinggir jalan untuk mencegah para pemanen gelap menyelinap ke lereng bukit yang diperuntukkan bagi desa - desa setempat.
Seorang pasien bernama Yu Jian menjalani pengobatan modern, termasuk rangkaian panjang kemoterapi. Namun, dia juga memutuskan untuk berobat kepada sinse. Sang sinse meresepkan yartsa. Dia telah memakainya selama sekitar enam bulan.
Setiap malam, ia memasukkan dua ulat ke dalam segelas air dan membiarkannya semalaman. Keesokan paginya dia mendidihkan air tersebut bersama beberapa buah kurma kering. Dia minum seduhan itu dan kemudian memakan ulat yang telah melunak.
Yu hanya membeli yartsa kualitas terbaik, dari jaringan apotek Tongrentang—salah satu dari beberapa merek yang lebih terkenal dan lebih mahal daripada Zhaxicaiji. Sekantong berisi 24 ulat ukuran sedang, cukup untuk persediaan beberapa minggu, dibelinya senilai 5,2 juta rupiah. “Saya pikir sepadan,” katanya, meskipun dia menyadari keraguan mengenai keampuhan obat tersebut. Sejauh ini kemujaraban yartsa gunbu belum terbukti.
Beberapa penelitian, yang sebagian besar dilakukan di China, mengungkapkan bahwa jamur itu memang mengandung zat peningkat sistem kekebalan tubuh yang dikenal sebagai beta - glucan dan zat antivirus yang bernama cordycepin.
Beberapa uji klinis menunjukkan bahwa obat itu dapat membantu meringankan banyak penyakit yang selama ini dianggap dapat diobatinya, termasuk bronkitis, asma, diabetes, hepatitis, kolesterol tinggi, dan lemah syahwat. Namun, para pengkritik mengatakan bahwa penelitian tersebut hanya dalam skala kecil dan metodologinya dipertanyakan.
“Sampai ada yang melakukan uji klinis besar menggunakan produk berkualitas tinggi, ilmu pengetahuan yang kita andalkan selama ini tak menyatakan dampak yang signifikan,” kata Brent Bauer, direktur Complementary and Integrative Medicine Program di Mayo Clinic, yang meneliti obat - obatan herbal secara mendalam.
Terlebih lagi, kata ahli mikologi Paul Stamets, yartsa liar mungkin saja tercemar banyak jamur tak dikenal yang bisa jadi berbahaya. “Orang bisa keracunan,” kata Stamets. “Bagi yang tidak berpengalaman, itu semacam rolet rusia.” Buktinya mungkin memang jauh dari sahih, tetapi keyakinan akan kemujaraban yartsa begitu meluas.
Yu Jian mengaku ia bisa merasakan efek ulat itu. Dia mengatakan obat itu meningkatkan semangat dan membangkitkan “energi kehidupan”—yang dikenal di China sebagai qi ( dibaca chi ). Namun, energi aktualnya bisa saja berbeda.
Meskipun dia sangat kurus, warna kulit Yu memang agak kemerahan dan terlihat bersemangat. Saat merasa sehat, memang mudah untuk menyatakan kemustajaban ulat tersebut. Di saat lainnya, dia harus menghadapi kenyataan bahwa semua obat, sama - sama memiliki keterbatasan. Namun, pada kunjungan terakhirnya, dokternya terkejut oleh kecepatan pemulihannya. “Dia bahkan tidak ingat saya pengidap kanker,” katanya source
Lihat yg lebih 'menarik' di sini !
Monday, August 6, 2012
Mengabdi Dewa Siwa dg Mengangkat Tangan Selama 38 Tahun !
Amar Bharti adalah seorang karyawan pada sebuah perusahaan di New Delhi. Sejak 38 tahun lalu dia memutuskan untuk meninggalkan aktivitas duniawinya untuk mengabdikan diri kepada Dewa Siwa. Sebuah keputusan yang sangat extrim menurut sebagian orang karena untuk melakukan itu dia harus meninggalkan keluarga dan rumahnya.
Dari sumber yang saya terima sejak saat itu Amar Bharti mengangkat lengan kanannya secara vertikal dan tidak pernah menurunkannya lagi, hingga seperti yang dapat anda lihat dalam gambar tangannya berubah dari bentuk normal. Mengenai informasi lengkap dari ritual ini saya belum menemukan referensinya, mungkin pembaca sekalian dapat memberikan informasinya kepada Wisbenbae. Amar Bharti melakukan ini sejak tahun 1973 silam.
Keyakinan agama memang bisa membuat seseorang melakukan hal yang diluar nalar manusia, saya yakin pembaca semua memahami hal itu.








![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_nW2zfYD4JkJqzHArcBCxfEOIhRz182SJl5wsvaK4SXK2PwigKqabLX8x6fdGaKBCtqUUIdToBKtoQMbISf5IqSfmqjIoD6eFkhhnc7UbA-b837xBnUjPToLQNJ_YKYJw4xhOghqgZNPD/s1600/canibales-fotos-fuertes-01.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHQDxeOl3DUZPkRyJvkFuOQz3qSlOi325XnBiuXrOXG31e7hfE1LIjGCWtne5m60hLe4JTtP0oldgIbC9fLZJ5viB2K5Cwq_WwDUzjc8NwL-Q-7PCEmG9XltPhZcSGoTh2pcHv90ZX5STF/s1600/canibales-fotos-fuertes-02.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhYbNIGXi2qWtPDYX2k0TKA9uleHbwrMNKpMWXpzVQWajGnc2M9Qg7Fo9ilNALw0_bTXFUzdlgaMvZESTNYfVHpDmzlOks67kPOQ8U2fhVm40tNQP1vTV0CDYYjvUXN07VEbmE8NbOqOT_f/s1600/canibales-fotos-fuertes-03.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5I6_WOJevgI5pW2GeS34fMwFd2dhERsqA9aR_O0SNp96vPFdwkliJ1iCy4Zm4LbmpXNBY2zl_kYDfI6aYx-97A1Cj2lcJ3xPbdXAocz0E3V57p4SvoUNTUM2zqMfCqPsAyA7qa7YFL87h/s1600/canibales-fotos-fuertes-04.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhFOuZzmfeW7r42pzkXgM6CGXnCth4czJiFuC5qRsOIG1y3aGfGsA8XIGBfByLE926CTCMrTNQw2RRgS6Si6-c0DtEQUpyoJh5lXEFS-mAaCHhoG-yOYbvvtIt1axsRJaKP7tmhl-sTn78/s1600/canibales-fotos-fuertes-05.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7tfnWvFH_j36aQjJ2o1kf0L55BefxZTIMBTCGn5Knp42b7HGlyEc4xfXy0frw-PQL3Y7ERdyn7k1G1p3m4HuLdzswRv6jircTpZrKOZYN_gTgXqDJq3_88c9ieZCmr0nTKze_eSZSaYvU/s1600/canibales-fotos-fuertes-06.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjugctIrcm85dDtTRhwaNRumDZH38m2ASYfOzUxpM8wda5lt4lYSH6r7kWjImNSUrCkf4cUGTpWyM-mybO8vQU9gb3rYgnxdn3ndOwsh0TeP1HPijjyEgxAHo19zSPb_Jao7kkd6l8cG1Gy/s1600/canibales-fotos-fuertes-07.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidQtj6e-eJocJHfTIbsN62z5BGzFnVJYrPezaUzfewPhQoFLFO2hTANJ1bCsUW9u8mADyc9PhxyE8K-DwH9me9f2gxLAeqC9evCwCczcWijUe_TRo5VtwFo7VvP7_lZhAoO2il_3am1jpC/s1600/canibales-fotos-fuertes-08.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjRRb33RkcXk3bPRi1pIZneVjKTooRNUZCq54irVJmUGQxMGX-U9GTbCZFUqQw1vT5KAcYu89VaoYmy_VARUIKjTVrZmjAvQVOS6EgAzNdlfN4RFjrN_xurJcQ2spmBT-JwpfZJvnik23b/s1600/canibales-fotos-fuertes-09.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjONNonzqPuNrjiTmp6AN6CJnpKt9_HyZHmVjgLNRD0ZHbsRWJuw5pPMykvJIs6F7lPldA5PZCtAclhceZdzfJasC-IutL6bbZzhPcD-0Q611-KuXcDgVF1REAp_g5swpwbnBdf1tnkdpi6/s1600/canibales-fotos-fuertes-10.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6zYA2Jzbi8AFnvlX6GYxZeggZMoVN4i2f6kquTsdd_gQ-rwuiZaAyOicYtRg8b8JCZr8ZiOJxDxmnSJUBY_iqAZosGokY2qAaySSA93xbHQOBGBd7tZNn3pKyZ_2CNazhIzHpDg4h-aWw/s1600/canibales-fotos-fuertes-11.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1ko9-2l1e8_7fyaHSDjPN2yV5-sc4jikjFev9Ceb9VABs6WM3iRp4928K7BsFzIdIyZ1JIkppnylXJ4Jtjn4YiwTaZvuZddLbVDNyh5us_4Uy734fzOcuUUmwyuRpZXAjGhpZVedm2w0d/s1600/canibales-fotos-fuertes-12.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjc-fwW0NYl6lUnisxc9Jq29vLGoKgS9wz14yNJnsEVL9zKmf6Rgh6XwrVl3IjPkeKZ0f6TJfJbGNKXAEG309QH-ESyIfAoTt0Kuf7Gq8UmBR4r-_z7U7dUg3IDaHNAfV5pM8DPlTGFv36K/s1600/canibales-fotos-fuertes-13.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQx8kd_uKT3fv7fxMASlWDnW5qJCh-Maj-C7arR8wYTV5VT9WnTy1tia6ilsRu-eRR2lQt3O1IuMqkO7jKLTVSZ4oRWRIxf7jjt6yjRVwqT7_xM1musjuPLRdaU4ucZ5UXvFN-vy_Aaztr/s1600/canibales-fotos-fuertes-14.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgB3Ff6TDc6OA0l3EBgNQa0Lauh8qoQ2kjbaA6MBFNE4ilUY4LX122PRx5HeN35INE9jnmYk5iyWX3duAMIg15QoiNwful_X0MNCpZgS3x5nTT7m1RzX8ArQQ0qdbEFvHYNLvSfKmPMPsIe/s1600/canibales-fotos-fuertes-15.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOAN2akHsCQqrZ7DrI3xALVQdZVPOLCpUeXxqaMycTZT2ppRpUu0taso0-Gjfg_1jogO2QfDE03wTtd5_J3ZliEVzccKjSeVVuvenF6JCje4trM5X9GCHhDorFBgeR4HbK4N9G46TexXGk/s1600/canibales-fotos-fuertes-16.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmp8bUovXt_nvbWbf5ZlEkypOkJ3KM1v3_PnC0DxgyMFDz9InHEcvIG-KFBCWjZjaka7wne329Ln2zKtV0ACiIL0gZ21PiFT0pV7kkdywxewG8UkMbjxs5JvlP9gWLGJuw-AIoibIBH6YL/s1600/canibales-fotos-fuertes-17.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiE3KKA5fhGc0MrZS0mQUFZ8G9qL_mSTQcHkdXWIqIBUAotHduDqm89_0EupPXzAf81Jfpo2BnV49iIMuopKqjFw3qCECVEbVpKIFDvuPkpXM05y3M2LEnAkciKDpXqgGPXKmmw9daCODTH/s1600/canibales-fotos-fuertes-18.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgRiN4ZyBHSruk-cagt0XfW_BsD13Efu1GIZ7hBGUOlFam8MM8LemWhyBnfWalWuFmmGji7GRcZHRMOa0fIPKBFiYymThZ6y3XlO-Og2YpULf_lop5Oy8KZPlMAmm7izMA53XJsPeGJEjAP/s1600/canibales-fotos-fuertes-19.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEix38OGU5xYSzPhvifo6ElckC2ijIVbTH0uluQW0dXDN_rY9DoPKPO-7wbj7ox01Ifxbm7V2ggZsY16t6IA8Yr8HpBCdnbktWT1apDyJurH549WY4_w4gm-_C_Ns-yPinSQiAdz6gmW6-Eq/s1600/canibales-fotos-fuertes-20.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitxsUOonBFh4wZ3tT6M90-Svk4lg1hf6dllBzzfPg4-WRG7zUoS4RRdKR9pgxxnz-C9pdf8l3g2eKHuQretoam4GxJsvweHR8rfPoWIhyphenhypheng1ZC9_sgGd6MJH6W80ocFC9cgalrD5GS9ybMK/s1600/canibales-fotos-fuertes-21.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYJpRlflJsvwkDW7GyE7pSMD5XktWWmPzsQs97so5Gn3Rnn7BjbRhsesRmeXaxgEu70_WyGsEZdR2iiFemDB2aII9UfqqwpJmFkUyAsao3n8QGKrYs6cVSOtPI-FvysZe2yWAclbbYNcWb/s1600/canibales-fotos-fuertes-22.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjl85MNEuNHd1K4qYyM56nNiMEUIVtC_idM8Aw0vo_8eVUBdGjwI5i-T5DcYOQQCxF1fUUBngceVMOrN27XGy19y7GmoUZQdbMK_9qFR35xfO6u0-Olg6PSKv_UBMF40lakjiSw6ZrzV6yZ/s1600/canibales-fotos-fuertes-23.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjeyWx7D3LNEdRBkPJmvl016FfBWTYrHg6m9o4iRVVQZVaYyF0I88cXD_EBdM_7lY9_lRhFxiUeUiJYjFQFbD7uO5Kr6L5lwYt5hP8B-AB2fWFcIqGhZ8ciQbOXCh8TqWqbphE7OfsuLq89/s1600/canibales-fotos-fuertes-24.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5V6XBSP4C_qZ2JFK3ygAQ5JbJySP81heZNaRL5bpObeNR7DeEonq2xkuuEtm000-3xP9A-jCh_GGp4O9tjutBLIm2X2vc5x1nj4Wl_vp1ZLwCCEOphmkLnTZSwedoKbBXGXch5aNSL-wb/s1600/canibales-fotos-fuertes-25.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjUGcfVKXLTRrCnGTdp8jEocTgnEkupWIwhrK4XU29cgl1qX01zvMNbv_fThubG5G7qo_bouXSXCFCF1BMYrp84Z2so3dkkru9KIFcyGLgSM6TP8gMyb4Z1F0DlvGbsVc3udwYdsgNVXdh/s1600/canibales-fotos-fuertes-26.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhz0_xy1JvvRvTLrOnwQMd20K2796T8gimZa2rZBsAYcxHdqzQThP0eZ2BjInBtlm1eQmUkTIuPIremb4BuLmS6dbxMtXuZVqJZEwKPd7eR9YX_8cBYd4KibAR-EdED1PAeJJSCrKJtONBl/s1600/canibales-fotos-fuertes-27.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuyx5X3mDn3278UzKmJxYiOcSsgmO_Js4O0xW_zFId8KNchxZgTrdSXHituWcF2-kpwxqujPw0hMgVkJTUveZkhHD8kabhRAzgTmoWsMA7iElHEboEsv2cGrTFxOJC_EYtsV2tqaJvme7g/s1600/canibales-fotos-fuertes-28.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJ1mIegSeKDki_6Ksx0hiRG3ZidI-2GdJJftmQ3k9ySGgDi1Kyg8-RSum4mpVOJ_ga-wivc-uWJrE0THJwSGmjoxlCzZZm73LEocpq_j7gpyVKnXHP7Eq7nwuInjkGrO21nTAExKhEiM_J/s1600/canibales-fotos-fuertes-29.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaY1yce2DqV-m7_XKiA6wQrL2yMqN4FL0lCNa-P4F66gJawal4a7G_2Us6Mcib0NelpWJ5bXDmA8vtpASJMvagKN_mOOS2vP3VvT7Np9x1z7Uo7z4llVhJXLPfKNLvmbjb5bM-ofw0ptUq/s1600/canibales-fotos-fuertes-30.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGROspZDCaqx1nwIclYqGOdt5eNQFjf2Dn2aVEDK-MGKCvgYwuplrvb_Y_y3mqCi4qM_gDIFVmvtjMBteocSSA5MNLTUwCrHobBPpS9qEin8Mw_TZrmCSarj1O6cNsgv7G94frLtFRpgdv/s1600/canibales-fotos-fuertes-31.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5vWRWAX26g47MIoeSISEq9_D75efSiD0Aw-y7sgun45xV_LiXqek6_62tdsvXPYQUxTViXrsv9oGC7oVNwbhE6P_bZRl1Tl9yUrlB5nVAtGmfw1Huh9T2LVJE0jRG8ztViDCZza88vma6/s1600/canibales-fotos-fuertes-32.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkyByu16o_kCXvmaBVnEAxcW-uL1Qa_UM0aOxMWgMI_eN07ABg6z8sdmyrzB3_kBTS5AeusykIJQM-slgVP4O8MReqw9HxhAJ1uP385Mo-3uxnQN8g1FEzd4AMYXmKMypGTsZwV3Npn_Ow/s1600/canibales-fotos-fuertes-33.jpg)
![[imagetag]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNvR9HRObetxTVA_e0Flyo-Vl4gADEYHUP9P022DaLbwwkuM0OuImcWW0AJuRGT_5HHQjXCuZhsXPLNLPXjolaY0L2lljYhTPPZhTk03Zl2-gi39sHjcquoBQhwFC4SiMmhht3Gg_UbLww/s1600/canibales-fotos-fuertes-34.jpg)



