Showing posts with label Amazing. Show all posts
Showing posts with label Amazing. Show all posts

Thursday, August 9, 2012

Masjid Agung Syeikh Zayed, Luasnya 5 Kali Lapangan Bola !

Masjid Agung Syeikh Zayed

Kota Abu Dhabi di Uni Emirat Arab terkenal dengan modernitas yang berpadu dengan pesona gersang gurun pasir khas Jazirah Arab. Sebagai negara yang mayoritas penduduknya Muslim, Abu Dhabi juga memiliki tempat-tempat ibadah mempesona.

Abu Dhabi telah mengeluarkan miliaran dolar untuk membuat museum-museum ternama dunia, seperti Guggenheim dan Louvre. Namun, permata budaya termegah Abu Dhabi sebenarnya adalah sebuah masjid di pinggir kota, Masjid Agung Syeikh Zayed.

Masjid ini dinamakan seperti nama pendiri Uni Emirat Arab, Syeikh Zayed bin Sultan bin Khalifa Al Nahyan, yang dimakamkan di samping masjid ini

Sulit memperkirakan ukuran sebenarnya masjid ini, namun tidak diragukan lagi setara dengan ukuran lima lapangan sepakbola, menjadikannya masjid terbesar di Uni Emirat Arab. Dari kejauhan, masjid ini terlihat begitu sederhana, seperti bangunan putih biasa yang muncul dari padang pasir.

Masjid ini disusun dari marmer berwarna putih susu dengan emas di atas kubahnya dan halaman marmer besar. Di malam hari, pemandangan masjid ini terlihat lebih megah daripada siangnya, 82 kubahnya menyala terang seperti puluhan bola cahaya di langit gelap.

Apabila berkunjung di luar jam peribadatan, Anda dapat memasuki masjid ini secara gratis. Pengunjung wanita diharuskan memakai abaya tradisional (jubah hitam longgar yang menutupi tubuh dan rambut) saat memasuki kawasan masjid.

Pemandu yang merupakan ahli masjid akan membawa Anda berkeliling dan menunjukkan ruang doa. Pemandu ini juga akan menjelaskan seputar Islam dan Uni Emirat Arab.

Masjid ini dilengkapi karpet buatan tangan terbesar di dunia yang ditenun 1.200 pengrajin Iran. Dengan 2.268.000 jahitan, karpet ini bernilai USD 8,2 juta. Pesona kemewahan dan kemegahannya bagaikan permata di tengah gersangnya padang pasir Abu Dhabi.

Masjid Agung Syeikh Zayed


Masjid Agung Syeikh Zayed


Masjid Agung Syeikh Zayed


Masjid Agung Syeikh Zayed


Masjid Agung Syeikh Zayed


Masjid Agung Syeikh Zayed


Masjid Agung Syeikh Zayed


Masjid Agung Syeikh Zayed


Masjid Agung Syeikh Zayed


Masjid Agung Syeikh Zayed


Masjid Agung Syeikh Zayed


Masjid Agung Syeikh Zayed

Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

Ungkapan Cinta Romantis Menggunakan Matematika

Ungkapan Cinta paling romantis nh... hehehehe


Foto-foto pendaratan NASA explorer di MARS

Curiosity, nama kendaraan penjelajah Mars milik NASA, menempuh perjalanan 8 bulan dan 567 juta km untuk sampai di Planet Merah. Rencananya, laboratorium ilmiah berjalan milik NASA ini akan memulai misi selama 2 tahun mengumpulkan bukti-bukti pendukung kehidupan di Mars. Seperti apa pendaratan dan gambar pertama dari Mars yang diambil Curiosity?




















Wednesday, August 8, 2012

Orang yg lahir September-November Panjang Umur !

[imagetag] 

Bukan bermaksud meramal, tapi lama hidup seseorang bisa jadi ikut ditentukan oleh bulan kelahirannya. Kondisi lingkungan ketika seseorang dilahirkan mempengaruhi kesehatan dan perkembangannya hingga dewasa. Sebuah penelitian menemukan, orang yang dilahirkan pada bulan September sampai November memiliki kemungkinan tinggi hidup sampai berusia 100 tahun.

Penelitian yang dimuat Journal of Aging Research ini dipimpin oleh Leonid A. Gavrilov, PhD dan Natalia S. Gavrilova, PhD dari University of Chicago. Para peneliti menggunakan data 1.574 orang 'centenarian' atau orang dengan usia lebih dari 100 tahun di Amerika Serikat yang dilahirkan pada tahun 1880 hingga 1895.

Para centerinarian ini dibandingkan dengan 10.855 orang saudaranya yang memiliki usia lebih pendek, juga 1.083 orang lainnya sebagai kelompok kontrol untuk menghilangkan faktor lingkungan atau genetik yang mungkin ada.
Hasilnya, peneliti menemukan bahwa bulan kelahiran juga ikut menentukan kemungkinan seseorang hidup hingga 100 tahun. Orang yang lahir di musim gugur, yaitu dari bulan SepteOrangmber sampai November, memiliki kesempatan hidup sampai 100 tahun lebih tinggi. Jika lahir pada musim semi dan musim panas yang terjadi di bulan Maret sampai Agustus, kemungkinan hidup sampai 100 tahun lebih kecil.

Ketika hasil penelitian dibandingkan dengan sensus yang dilakukan pada tahun 1900 di Amerika Serikat, sebanyak 51,8 persen dari populasi umum lahir pada paruh pertama tahun dan 53,12 persen orang yang berusia mencapai 100 tahun dilahirkan pada paruh tahun kedua.

Angka-angka ini memperkuat penelitian sebelumnya. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa orang yang lahir pada akhir tahun, yaitu dari bulan dari September hingga Desember, memiliki harapan hidup lebih tinggi daripada yang dilahirkan di bulan lain.

Para peneliti tidak yakin mengapa orang yang lahir di akhir tahun cenderung peluang panjang umurnya lebih tinggi. Diduga, kondisi gizi ibu dapat mempengaruhi perkembangan janin hingga dewasa. Penelitian lain sebelumnya telah menunjukkan bahwa bayi yang lahir pada musim gugur memiliki berat lahir lebih tinggi yang juga dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya.

Tak hanya itu, infeksi dan penyakit juga memiliki masa-masa puncak pada bulan-bulan tertentu, misalnya penyakit flu. Sedangkan virus polio paling banyak menyebabkan kasus infeksi pada bulan Juli dan Agustus.

Para peneliti menduga, lahir di musim gugur artinya terhindar dari dinginnya musim dingin atau panasnya matahari musim panas. Bayi yang lahir di musim gugur juga lebih besar kemungkinannya terhindar dari infeksi yang lebih sering terjadi pada musim dingin, musim semi dan musim panas.

"Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bulan kelahiran mempengaruhi umur panjang. Hubungan ini tetap ada bahkan setelah menghitung faktor-faktor lingkungan masa kecil dan karakteristik orang tua. Kondisi lingkungan di awal kehidupan agaknya memiliki efek jangka panjang pada penuaan dan umur panjang," kata peneliti seperti dilansir
Medical Daily .

Di negara 4 musim, musim semi terjadi pada bulan Maret hingga Mei, musim panas pada bulan Juni sampai Agustus, musim gugur terjadi pada bulan September sampai November dan musim dingin terjadi pada bulan Desember hingga Februari. Di negara dengan 2 musim seperti di Indonesia, temuannya mungkin akan berbeda.

Misteri Angka 19 Dalam Al Qur’an

Setiap muslim pasti meyakini kebenaran Quran sebagai kitab suci yang tidak ada keraguan sedikitpun, sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa. Namun kemukjizatan Quran tidak hanya dibuktikan lewat kesempurnaan kandungan, keindahan bahasa, ataupun kebenaran ilmiah yang sering mengejutkan para ahli.


Suatu kode matematik yang terkandung di dalamnya misalnya, tak terungkap selama berabad-abad lamanya sampai seorang sarjana dari Mesir bernama Rashad Khalifa berhasil menyingkap tabir kerahasiaan tersebut. Hasil penelitiannya yang dilakukan selama bertahun-tahun dengan bantuan komputer ternyata sangat mencengangkan. Betapa tidak, ternyata didapati bukti-bukti surat-surat atau ayat-ayat dalam Quran serba berkelipatan angka 19.

Penemuannya tersebut berkat penafsirannya pada Al Qur'an surat Al Muddatstsir ayat : 30-31, yang artinya :

"Di atasnya ada sembilanbelas (malaikat penjaga). Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat; dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab dan orang-orang mu'min itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan) : "Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai perumpamaan?" Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Rabbmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia ". (Qs. Al Muddatstsir : 30- 31)

Hasil penemuannya yang sangat mengejutkan ini pada tahun 1976 telah didemonstrasikan di depan umum ketika diselenggarakan Pameran Islam Sedunia di London. Berikut cuplikan dari sebagian penemuannya tersebut :

1. Kita mengetahui bahwa setiap surat-surat dalam Quran selalu diawali dengan bacaan 'Basmalah' sebagai statement pembuka, yaitu "Bismillaahirrahmaanirraahiim" (yang artinya : "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang"). Ternyata bacaan 'Basmalah' tersebut (dalam bahasa Arabnya) terdiri dari 19 huruf (atau 19 X1).

2. Bacaan 'Basmalah' terdiri dari kelompok kata : Ismi – Allah – Arrahman – Arrahim. Penelitian menunjukkan jumlah dari masing-masing kata tersebut dalam Quran ternyata selalu merupakan kelipatan angka 19.

Jumlah kata 'Ismi' dalam Quran ditemukan sebanyak 19 buah (atau 19 X 1)
Jumlah kata 'Allah' dalam Quran ditemukan sebanyak 2.698 buah (atau 19 X 142)
Jumlah kata 'Arrahman' dalam Quran ditemukan sebanyak 57 buah (atau 19 X 3)
Jumlah kata 'Arrahim' dalam Quran ditemukan sebanyak 114 buah (atau 19 X 6)
3. Jumlah total keseluruhan surat-surat dalam Quran sebanyak 114 surat (atau 19 X 6).

4. Bacaan 'Basmalah' dalam Quran ditemukan sebanyak 114 buah (atau 19 X 6), dengan perincian sbb. :

Sebanyak 113 buah ditemukan sebagai pembuka surat-surat kecuali surat ke-9, sedangkan sebuah lagi ditemukan di surat ke-27 ayat : 30.

Berbeda dengan surat-surat lain, surat ke-9 memang khusus sengaja tidak diawali bacaan 'Basmalah' karena isinya merupakan ayat-ayat perang.

Pada surat ke-27 ayat : 30 tempat ditemukannya bacaan 'Basmalah', dan kalau bilangan surat dan ayatnya dijumlahkan hasilnya merupakan kelipatan angka 19, yaitu 27 + 30 = 57 (atau 19 X 3 ).

5. Dari point 4 di atas, ditemukan hubungan yang menarik antara surat ke-9 dan ke-27. Surat ke-27 ternyata merupakan surat yang ke-19 jika dihitung dari surat ke-9. Surat ke : 9, 10, 11, …, 25, 26, 27 urutan surat ke : 1, 2, 3, …, 17, 18, 19.

6. Dari point 5, apabila bilangan surat-surat dijumlahkan mulai dari surat ke-9 sd. ke-27, (9+10+11+…+25+26+27) maka hasilnya adalah 342 (atau 19 X 18).

7. Wahyu pertama (Surat ke-96 ayat : 1-5) terdiri dari 19 kata (atau 19 X 1) dan 76 huruf (atau 19 X 4).

8. Wahyu kedua (Surat ke-68 ayat : 1-9) terdiri dari 38 kata (atau 19 X 2).

9. Wahyu ketiga (Surat ke-73 ayat : 1-10) terdiri dari 57 kata (atau 19 X 3).

10. Wahyu terakhir (Surat ke-110) terdiri dari 19 kata (atau 19 X 1), dan ayat pertama dari Surat ke-110 tersebut terdiri dari 19 huruf (19 X 1).

11. Wahyu yang pertama kali menyatakan ke-Esaan Allah adalah wahyu ke-19 (Surat ke- 112).

12. Surat ke-96 tempat terdapatnya wahyu pertama, terdiri dari 19 ayat (atau 19X1) dan 304 huruf (atau 19 X 16). Selain itu juga ternyata surat ke-96 tersebut merupakan surat yang ke-19 bila diurut / dihitung mundur dari belakang Quran. surat ke : 114, 113, 112, …, 98, 97, 96 urutan surat ke : 1, 2, 3, …, 17, 18, 19.

13. Dari point 12, apabila bilangan surat-surat dijumlahkan mulai dari surat ke-114 sd. ke-96, (114+113+112+…+98+97+96) maka hasilnya adalah 1995 (atau 19 X 105).

14. Penulis juga menemukan bahwa surat-surat yang memiliki 8 (delapan) ayat dan 11 (sebelas) ayat-lah yang paling banyak terdapat dalam Quran, yakni masing-masing terdiri dari 5 (lima) buah surat. Disusul kemudian surat-surat yang memiliki 3 (tiga), 19 (sembilan belas), 29 (dua puluh sembilan), 30 (tigapuluh), dan 52 (lima puluh dua) ayat, yang masing-masing terdiri dari 3 (tiga) buah surat. Apabila dijumlahkan ayat-ayat tersebut sesuai dengan kelompoknya maka hasilnya merupakan kelipatan angka 19, yaitu sebagai berikut:

Surat ke : 94, 95, 98, 99, 102 masing-masing terdiri : 8 ayat;
Surat ke : 62, 63, 93, 100,101 masing-masing terdiri : 11 ayat.
Apabila jumlah ayat-ayat dijumlahkan : 8+11 = 19, (19 X 1)
Surat ke : 103, 108, 110 masing-masing terdiri : 3 ayat
Surat ke : 82, 87, 96 masing-masing terdiri : 19 ayat
Surat ke : 48, 57, 81 masing-masing terdiri : 29 ayat
Surat ke : 32, 67, 89 masing-masing terdiri : 30 ayat
Surat ke : 14, 68, 69 masing-masing terdiri : 52 ayat
* Apabila jumlah ayat-ayatnya dijumlahkan : 3 + 19 + 29 + 30 + 52 = 133, (atau 19 X 7).
15. Quran merupakan satu-satunya kitab suci di dunia ini yang memiliki tanda-tanda khusus (initials) berupa huruf-huruf (code letters) atau sebagaimana disebut dalam bahasa Arab "Muqatta-'aat" yang artinya "kata singkatan".

16. Di dalam Quran terdapat sebanyak 29 (dua puluh sembilan) surat-surat yang diawali dengan 14 (empat belas) macam kombinasi dari 14 (empatbelas) huruf-huruf "Muqatta-'aat". 14 huruf-huruf itu adalah : alif, lam, mim, ra', kaf, ha', yaa', ain, shad, tha', shin, qaf, nun, dan kha'.

17. 29 surat itu adalah surat ke : 2, 3, 7, 10 11, 12, 13, 14, 15, 19, 20, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 36, 38, 40, 41, 42, 43, 44, 45, 46, 50, dan 68. Maka apabila bilangan dari banyaknya huruf, banyaknya kombinasi, dan banyaknya surat dijumlahkan maka hasilnya merupakan kelipatan 19, yaitu 14 + 14 + 29 = 57 (atau 19 X 3).

18. Tanda-tanda dengan kata singkatan ini, ahli tafsir mempunyai pendapat yang berbeda-beda. Ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena dipandang termasuk ayat-ayat 'mutasyaabihaat', ada pula yang berpendapat huruf-huruf abjad itu berfungsi untuk menarik perhatian para pendengar supaya memperhatikan bacaan-bacaan dalam Quran. Namun berkat penemuan angka 19 kini terbukalah maksud sesungguhnya dari adanya huruf-huruf "Muqatta-'aat" tersebut, yaitu berfungsi sebagai penjaga keaslian / keautentikan Quran karena berhubungan dengan angka 19.

19. Surat ke-68 diawali huruf 'Nun'. Setelah diteliti jumlah huruf 'Nun' yang terdapat pada surat tersebut (133 = 19 X 7) merupakan kelipatan 19. Berikut terjemahan surat ke-68 ayat 2-6 : "Nun. Berkat kemuliaan Tuhanmu, engkau (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila, dan sesungguhnya bagimu pahala yang besar, dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur, maka kelak kamu akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun akan melihat, siapa di antara kamu yang gila."

20. Surat ke-42 dan surat ke-50 diawali huruf 'Qof'. Setelah diteliti huruf 'Qof' yang terdapat pada kedua surat tersebut sebanyak 114 huruf (57 + 57 = 114 = 19 X 6). Ada yang berpendapat bahwa huruf 'Qaf' ini singkatan dari kata 'Quran' karena Quran terdiri dari 114 surat. Hal lain yang mengherankan adalah Allah biasanya menyebut kaumnya Nabi Luth dengan kalimat "Qaumu Luuth" yang ditemukan sebanyak 12 kali dalam Quran, namun pada surat ke-50 ayat 13, sebutan tersebut berganti menjadi "Ikhwanu Luuth" yang artinya "saudara-saudaranya Nabi Luuth". Tampaknya Allah sengaja menghilangkan unsur 'Qaf' dalam kalimat tersebut agar jumlah huruf 'Qaf' dalam Quran tetap berkelipatan 19, sebab jika tidak diganti maka jumlahnya bertambah menjadi 115. Berikut terjemahan surat ke-50 ayat : 1-2 : "Qaaf, demi Al Quran yang sangat mulia, mereka tercengang lantaran datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari (kalangan) mereka sendiri, maka berkatalah orang-orang kafir : "Ini sesuatu perkara yang amat aneh"."

21. Surat ke-42 diawali huruf 'Ain', 'Sin', dan 'Qof'. Setelah diteliti jumlah total ketiga huruf tersebut pada surat ke-42 (98 + 54 + 57 = 209 = 19 X 11) merupakan kelipatan 19.

22. Surat ke-36 diawali huruf 'Ya', dan 'Sin'. Setelah diteliti jumlah total kedua huruf tersebut pada surat ke-36 (237 + 48 = 285 = 19 X 15) merupakan kelipatan 19.

23. Surat ke-13 diawali huruf 'Alif', 'Lam', 'Mim', dan 'Ro'. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat ke-13 (605 + 480 + 260 +137 = 1482 = 19 X 78) merupakan kelipatan 19.

24. Surat ke-7 diawali huruf 'Alif', 'Lam', 'Mim', dan 'Shod'. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat ke-7 (2529 + 1530 + 1164 + 97 = 5320 = 19 X 280) merupakan kelipatan 19.

25. Surat ke-19 diawali huruf 'Kaf', 'Kha', 'Ya', Ain, dan 'Shod'. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat ke-19 (137 + 175 + 343 + 117 + 26 = 798 = 19 X 42) merupakan kelipatan 19.

26. Surat ke-7, 19, dan 38 diawali huruf 'Shod'. Total jumlah huruf 'Shod' dalam ketiga surat tersebut (97 + 26 + 29 = 152 = 19 X 8 ) ternyata merupakan kelipatan 19.

Ada hal yang menarik, yakni pada surat ke-7 ayat 69 ditemukan kata 'basthatan' (jika dieja terdiri dari huruf ba', shod, tho', ta'). Padahal lazimnya kata tersebut haruslah dieja dengan huruf ba', sin, tho', ta' (contohnya pada surat ke-2 ayat 247). Menurut riwayat, pada saat turunnya ayat 69 tersebut Jibril menyuruh Nabi Muhammad menuliskan kata 'basthatan' dengan huruf shod, namun unsur huruf 'shod' itu tetap harus dibaca sebagai huruf 'sin', dan hal ini ditandai dengan huruf sin tersebut ditempatkan sebagai huruf kecil di atas huruf 'shod'. Tampak sekali bahwa Allah memberi tambahan huruf 'shod' agar jumlahnya dalam Quran menjadi berkelipatan 19, sebab jika tidak maka jumlahnya berkurang menjadi 151. Berikut terjemahan surat ke-7 ayat 69 : "Apakah kamu (tidak percaya) dan heran ketika datang kepadamu peringatan dari Tuhanmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu ? Dan ingatlah ketika Allah menjadikan kamu sebagai angkatan pengganti sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah 'melebihkan' kekuatan tubuh dan perawakanmu."

27. Surat ke-40 s/d ke-46 diawali huruf 'Ha' dan Mim. Setelah diteliti jumlah total kedua huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan kelipatan 19.

Surat ke-40 64 380
Surat ke-41 48 276
Surat ke-42 53 300
Surat ke-43 44 324
Surat ke-44 16 150
Surat ke-45 31 200
Surat ke-46 36 225 +92 + 1855 = 2147 (atau 19 X 113 )
28. Surat ke-10, 11, 12, 14, dan 15 diawali huruf 'Alif', 'Lam', dan 'Ro'. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan kelipatan 19.

Surat ke-10 1319 + 913 + 257 = 2489 19 X 131
Surat ke-11 1370 + 794 + 325 = 2489 19 X 131
Surat ke-12 1306 + 812 + 257 = 2375 19 X 125
Surat ke-14 585 + 452 + 160 = 1197 19 X 63
Surat ke-15 493 + 323 + 96 = 912 19 X 48
29. Surat ke-2, 3, 29, 30, 31, dan 32 diawali huruf 'Alif', 'Lam', dan 'Mim'. Jumlah total huruf-huruf tersebut pada surat-surat tersebut merupakan kelipatan 19.

Surat ke-2 4502 + 3202 + 2195 = 9899 19 X 521
Surat ke-3 2521 + 1892 + 1249 = 5662 19 X 298
Surat ke-29 774 + 554 + 344 = 1672 19 X 88
Surat ke-30 544 + 393 + 317 = 1254 19 X 66
Surat ke-31 347 + 297 + 173 = 817 19 X 43
Surat ke-32 257+ 155 + 158 = 570 19 X 30

Keistimewaan angka 19 dalam ilmu matematik dikenal sebagai salah satu 'bilangan prima' yakni bilangan yang tak habis dibagi dengan bilangan manapun kecuali dengan dirinya sendiri. Keistimewaan tersebut menunjukkan salah satu sifat Allah yakni 'Maha Esa'. Angka 19 terdiri dari angka 1 dan 9, dimana angka 1 merupakan bilangan pokok pertama dan angka 9 merupakan bilangan pokok terakhir dalam sistem perhitungan kita. Keistimewaan tersebut menunjukkan sifat Allah yakni Maha Awal dan Maha Akhir (Surat ke-57 ayat).

Bahwa angka 19 adalah kode matematik yang melatar belakangi komposisi literer Quran, suatu fenomena unik yang tiada duanya yang sekaligus membuktikan bahwa Quran adalah wahyu Illahi, bukan karya manusia. Otak manusia tidak akan mampu mencipta karya literer yang tunduk pada suatu kode matematik yang sekaligus membawa tema utamanya. Apalagi mengingat turunnya wahyu secara berangsur-angsur, dengan bahagian-bahagian surat yang acak tidak berurutan, disesuaikan dengan peristiwa-peristiwa yang melatar belakanginya.

Selanjutnya angka 19 dapat berfungsi sebagai pemeliharaan keutuhan Quran. Angka 19 dapat digunakan untuk mencek apakah dalam sebuah kitab Quran terdapat suatu kesalahan atau tidak, dengan cara menghitung kata-kata krusial yang jumlahnya dalam Quran multiplikatif dengan angka 19, kemudian membagi angka hasil hitungan dengan 19, maka akan terlacaklah ada atau tidaknya suatu kesalahan.

Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

Tuesday, August 7, 2012

Cewek menyelam bugil bareng paus putih di bawah suhu nol derajat !

Perempuan cantik ini memang mempunyai daya tahan tubuh yang sangat luar biasa, dia adalah Avseenko Natalia. Dia telah melakukan hal yang sangat luar biasa bahkan bisa di sebut hal gila yang jarang orang orang dapat melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan. Hal gila tersebut adalah keberanian dia menyelam didalam air yang mempunyai suhu di bawah 0 derajat Celsius. Hebatnya lagi dia melakukan hal tersebut dengan telanjang bulat tanpa pakaian pelindung selembarpun



[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]

[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]

Keindahan Kota Pegunungan Ronda di Spanyol

[imagetag]

Kota ini berada di negara Spanyol. Kota Ronda terletak di cliffsides atas ngarai yang dalam, di daerah yang memiliki ketinggian sekitar 750 meter (2.460 kaki) di atas permukaan laut. Terdapat jembatan rentang yang cukup mengesankan disana,berada di ngarai yang mempercantik pemandangan kota indah tersebut. Lokasinya sekitar 591 km dari Madrid. Terletak di sebelah barat provinsi Malaga, kota ini merupakan salah satu kota tertua di Spanyol.

Kota Ronda telah ada sejak abad ke-18. Sisa-sisa bangunan Andalusia bisa ditemukan di sini. Kota ini terbagi menjadi dua, yaitu kota tua dan modern. Keduanya terpisahkan oleh jurang sedalam 100 meter bernama El Tajo.

Jika datang ke kota ini, Anda akan melihat banyak gedung dan pemukiman warga di tepi jurang. Tidak hanya itu, Kota Ronda juga akan memanjakan mata Anda dengan pemandangan pegunungan yang indah. Cocok untuk para pecinta hewan dan tumbuhan karena kota ini kaya akan ekosistem.

Untuk menjangkau kota yang terpisah El Tajo, pengunjung bisa melalui jembatan setinggi 98 meter. Jembatan ini dibangun menggunakan batu dari Sungai Tangus, menambah kesan antik. Konon, jembatan ini telah dibangun sejak kejayaan bangsa Romawi kuno. Perbedaan kota yang terpisah ini terlihat jelas dari bangunannya, yang satu tampak modern dan yang lain tampak kuno.

Kota Ronda merupakan sisa-sisa peninggalan Kerajaan Andalusia. Ini bisa dilihat dari Gereja St. Mary, tempat ibadah warga Ronda yang kebanyakan beragama Katolik. Gereja ini dulunya merupakan masjid, bisa dilihat dari hiasan di dinding dan gerbang yang masih asli. Menambah kesan klasik pada bangunan ini.

Selain gereja, contoh bangunan tua yang bisa Anda kunjungi saat ke Ronda adalah Plaza de Toros. Plaza de Toros adalah arena banteng tertua di Spanyol yang masih kokoh berdiri.

Dulu, alun-alun de Toros de Ronda dipakai untuk mengadakan pertandingan adu banteng. Kini, Plaza de Toros dimanfaatkan sebagai tempat wisata paling populer di Ronda. Arena ini memiliki diameter 66 meter, lengkap dengan 5 baris kursi penonton. Kota `Ronda memang cocok untuk Anda para pecinta sejarah.



[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]


[imagetag]