Showing posts with label History. Show all posts
Showing posts with label History. Show all posts

Wednesday, August 8, 2012

Komputer Islam pada Abad Pertengahan

Bangsa-bangsa Islam di abad pertengahan ternyata sudah punya "komputer ajaib" yang bisa membantu mengetahui waktu dan posisi benda-benda di angkasa, membantu dalam pelayaran, mempertahakan keakuratan kalender, memperkirakan gerhana, bahkan mengukur bumi.

Komputer ini umumnya tidak besar, bentuknya bundar seperti jam saku dengan diameter 15 cm saja (ada beberapa yang dibuat dalam skala besar). Astrolab, demikian namanya.

Astrolab / nicolas.brodu.numerimoire.net
Astrolab merupakan peranti astronomi yang paling penting sebelum era teleskop muncul. Ilmuwan abad pertengahan di Timur Tengah, khususnya bangsa Islam telah menggunakan alat ini untuk berbagai hal, seperti tertulis di awal artikel.

Astrolab secara prinsip sebenarnya sudah ada sejak sekitar 150 SM. Namun, bentuk fisiknya baru muncul kira-kira 400 M. Alat ini menjadi bagian penting di periode Islam sejak tahun 800 M.

Astrolab terdiri dari sebuah model langit yang tertera pada lempeng logam melingkar.  Di sekliling lingkar luar lempeng logam itu terukir skala derajat, atau kadang penanda waktu. Jarum penunjuk yang bisa diputar (alidad) digunakan untuk menentukan ketinggian suatu bintang ketika peranti ini diangkat setinggi lengan yang teracung. Hasilnya kemudian terbaca pada ukuran berskala.
republika.co.id


Dengan astrolab ini, penggunannya juga bisa mengenali bintang-bintang, memprediksi kapan matahari terbit dan tenggelam setiap hari, menentukan jarak ke Mekah, menyurvei tanah, menghitung tinggi objek, hingga.... berlayar!

Tak heran, bangsa-bangsa Islam masa itu menjadi petualang tangguh baik di darat atau laut. Lewat merekalah, akhirnya astrolab diperkenalkan kepada bangsa Eropa melalui Spanyol (Moor).

Meskipun bangsa Yunani dulu sudah meyakini bentuk bumi adalah bulat, entah mengapa pada perkembangannya bangsa-bangsa di Eropa lebih menerima pendapat soal bumi yang datar. Mata mereka mulai terbuka setelah Copernicus dan Galileo-Galilei memberi pembuktian soal bumi bulat.

Padahal dalam Perjanjian Lama, kitab suci umat Kristen sendiri sudah menulis tentang bumi itu bulat. Demikian juga Quran meyakini bentuk bumi pun bulat.

Ilmuwan-ilmuwan muslim membukitkan iman mereka dengan penyelidikan lanjut, diantaranya melalui astrolab ini.

Sekitar abad 9 M, saat bangsa Islam menguasai separuh dunia, naskah-naskah ilmiah seperti karya astronom Yunani Ptolemeus diterjemahkan ke bahasa Arab. Dinasti Abbasiyah juga mendapatkan naskah-naskah Sansekerta yang kaya akan informasi tentang matematika, astronomi, dan ilmu pengetahuan lainnya.
Observatorium juga banyak dibangun di kota-kota tempat peradaban Islam berada. Di tempat ini, para ilmuwan memiliki berbagai alat paling canggih masa itu seperti astrolab, kuadran, sekstan, dan  jam matahari.

Penetapan Mekah sebagai kiblat mendorong cendikiawan Muslim mempelajari ilmu falak. Sejak abad 13, banyak masjid dibangun memperkerjakan seorang astronom profesional (muwaqqit) sehingga bisa menentukan arah kiblat secara tepat. Lagi-lagi, komputer saku astrolab jadi panduan utama.
yolanitaseptiana.blogspot.com

Tidak itu saja, ilmuwan Muslim bisa menentukan tanggal dan hari-hari raya untuk ibadah berdasar pengamatan pada peredaran bulan dan matahari, dan mereka juga bisa membantu orang yang akan naik haji merencanakan rute perjalanan paling efisien ke Mekah.
Ini satu contoh ilmu mutakhir yang hingga kini diakui kebenarannya: 

Tahun 1031, Abu Raihan al-Biruni sudah menyebutkan kemungkinan bahwa planet-planet berotasi mengikuti orbit yang elips, bukan bulat.
Mengukur Bumi

Ekspansi Islam ke berbagai belahan bumi menciptakan pembuatan peta bumi ini, termasuk pembuatan globe. Para pembuat peta berupaya keras melakukan pengukuran yang akurat.

Khalifah al-Makmun pernah mengutus dua tim survei ke Gurun Siria dilengkapi astrolab serta tongkat dan tali pengukur. Dua tim tersebut berjalan berlawan arah hingga mereka mengamati satu derajat perubahan ketinggian Bintang Utara. Hasil perhitungan mereka menunjukkan bahwa jarak yang mereka tempuh sama dengan satu derajat garis Lintang, atau 1/360 keliling bumi.

Monumen astrolab di Dubai / sciencephoto.com


Jadi, setelah dikalkulasi, keliling bumi dari kutub ke kutub adalah 37,369 kiometer. Perhitungan ini sangat mendekati dengan hasil teknologi modern jaman sekarang, yakni 40,008 kilometer!

Maka kesimpulannya, tak menutup kemungkinan bila peradaban bangsa Islam saat jaya dulu menyebar hingga ke ujung-ujung bumi, dan bahkan (boleh jadi) sampai ke Amerika.


Sumber:
Awake! Magazine
astrolabes

Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

Tuesday, August 7, 2012

Warisan Dinasti Mamluk


Sistem pemerintahan oligarki militer yang diterapkan oleh Dinasti Mamluk banyak mendatangkan kemajuan di wilayah kekuasaan mereka.

Kemajuan-kemajuan itu dicapai dalam berbagai bidang, seperti militer, perekonomian, ilmu pengetahuan, seni, dan arsitektur.


{AF}
Militer
Pada era Dinasti Mamluk, produksi buku mengenai ilmu kemiliteran mengalami perkembangan pesat. Meski jauh sebelumnya, kaum Muslim sebenarnya sudah menulis berbagai karya mengenai perang serta pengenalan terhadap seluk-beluk kuda, panahan, dan taktik militer.

Salah satu buku mengenai militer yang terkenal dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris adalah “The Catalogue” karya Ibnu Al-Nadim (990-998 M).

Dalam karya itu, Al-Nadim menulis berbagai kategori mengenai cara menunggang kuda, menggunakan senjata, bagaimana menyusun pasukan, cara berperang, dan menggunakan alat-alat persenjataan yang saat itu telah dipakai oleh semua bangsa.

Karya semacam ini pun kemudian banyak muncul dan disusun pada masa Khalifah Abbasiyah. Bahkan, pada periode kekuasaan Dinasti Mamluk, produksi buku mengenai ilmu militer itu berkembag sangat pesat.

Minat para penulis pada periode ini semakin terpacu dengan keinginan mereka untuk mempersembahkan sebuah karya kepada para sultan yang menjadi penguasa saat itu. Pembahasan yang sering diulas dalam karya-karya tersebut adalah seluk-beluk yang berkaitan dengaan serangan bangsa Mongol.

Pada awal kekuasaan Dinasti Mamluk, ada sebuah buku manual militer yang disusun oleh At-Tharsusi sekitar tahun 1174 M. Buku ini membahas keberhasilan Shalahuddin Al-Ayyubi dalam memenangkan perang melawan bala tentara Salib dan menaklukkan Yerussalem.
Buku ini ditulis dengan bahasa Arab meski sang penulisnya orang Armenia. Manual yang ditulisnya, selain berisi tentang penggunaan panah, juga membahas ‘mesin-mesin perang’ saat itu, seperti mangonel (pelempar batu), alat pendobrak, menara-menara pengintai, penempatan pasukan di medang perang, dan cara membuat baju besi. Buku ini juga dilengkapi dengan keterangan praktis bagaimana senjata itu digunakan.

Buku lain yang membahas militer adalah karya yang ditulis oleh Ali ibnu Abu Bakar Al-Harawi (wafat 1214 M). Buku ini membahas secara detail taktik perang, organisasi militer, tata cara pengepungan, dan formasi tempur.

Kalangan ahli militer di Barat menyebut buku ini sebagai sebuah penelitian yang lengkap tentang pasukan Muslim di medan tempur dan dalam pengepungan.

Pada lingkungan militer Dinasti Mamluk, sejumlah karya tentang militer, khususnya yang mengulas keahlian menunggang kuda atau fu'usiyyah, banyak ditulis.

Dalam buku-buku semacam ini, dibahas mengenai bagaimana cara seorang calon ksatria melatih diri dan kuda untuk berperang, cara menggunakan senjatanya, dan bagaimana mengatur pasukan berkuda atau kavaleri.

Contoh buku yang lain adalah karya Al-Aqsara'i (wafat 1348 M) yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi “An End to Questioning and Desiring (Further Knowledge) Concerning the Science of Horsemenship”.

Buku ini lebih lengkap dibandingkan karya-karya militer sebelumnya. Buku ini tidak hanya membahas soal kuda, pasukan, dan senjata, tetapi juga membahas doktrin dan pembahasan pembagian rampasan perang.


Ekonomi
Dalam bidang ekonomi, Dinasti Mamluk membuka hubungan dagang dengan negeri-negeri Barat, seperti Prancis dan Italia, melalui perluasan jalur perdagangan yang sudah dirintis oleh Dinasti Fathimiyah di Mesir sebelumnya.

Jatuhnya Baghdad menjadikan kota Kairo sebagai jalur perdagangan antara Asia dan Eropa. Posisi Kairo menjadi lebih penting lagi setelah menghubungkan jalur perdagangan Laut Merah dan Laut Tengah dengan Eropa.

Keberhasilan bidang ekonomi tidak hanya terjadi di sektor perdagangan, tetapi juga di sektor pertanian. Hal ini ditandai dengan meningkatnya hasil-hasil pertanian.

Keberhasilan dalam bidang ekonomi ini didukung oleh pembangunan jaringan transportasi dan komunikasi antarkota, baik laut maupun darat. Ketangguhan angkatan laut Mamluk sangat membantu pengembangan perekonomiannya.

Ilmu Pengetahuan
Di bidang ilmu pengetahuan, Mesir menjadi tempat pelarian ilmuwan-ilmuwan asal Baghdad dari serangan tentara Mongol. Karena itu, khazanah keilmuan banyak berkembang di Mesir, seperti sejarah, kedokteran, astronomi, matematika, dan ilmu agama.

Dalam ilmu sejarah, tercatat nama-nama besar, seperti Ibnu Khalikan, Ibnu Taghribardi, dan Ibnu Khaldun. Di bidang astronomi, dikenal nama Nashiruddin At-Thusi. Di bidang matematika, ada Abul Faraj Al-'Ibry.

Dalam bidang kedokteran, sejarah mencatat sejumlah nama ilmuwan Muslim, seperti Abul Hasan Ali An-Nafis (penemu susunan dan peredaran darah dalam paru-paru manusia), Abdul Mun'im ad-Dimyathi (seorang dokter hewan), dan Ar-Razi’ (perintis psikoterapi). Dalam bidang optalmologi, dikenal nama Shalahuddin ibn Yusuf.

Dalam bidang ilmu keagamaan, tersohor nama Syekhul Islam Ibnu Taimiyah, seorang mujadid sekaligus mujahid dan ahli hadis dalam Islam. Selain itu, sejarah juga mencatat nama Imam As-Suyuthi yang menguasai banyak ilmu keagamaan dan Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani yang menguasai ilmu hadis, fikih, dan sebagainya.
 

Arsitektur
Dinasti Mamalik juga banyak mengalami kemajuan di bidang arsitektur. Banyak arsitek didatangkan ke Mesir untuk membangun sekolah-sekolah dan masjid-masjid yang indah. Bangunan-bangunan lain yang didirikan pada masa ini di antaranya adalah rumah sakit, museum, perpustakaan, tempat-tempat peristirahatan, kubah, dan menara masjid.

Kemajuan-kemajuan itu tercapai berkat kepribadian dan wibawa penguasa Mamluk yang tinggi, solidaritas sesama militer yang kuat, dan stabilitas negara yang aman dari gangguan. Akan tetapi, ketika faktor-faktor tersebut menghilang, Dinasti Mamluk sedikit demi sedikit mengalami kemunduran.

Jawatan pos
Keberadaan jawatan pos pada era kejayaan Islam tak hanya sekadar sebagai pengantar pesan. Dinasti Mamluk yang berkuasa di Mesir juga menjadikan jawatan pos sebagai alat pertahanan.

Guna mencegah invasi pasukan tentara Mongol di bawah komando Hulaghu Khan pada medio abad ke-13 M, para insinyur Mamluk membangun menara pengawas di sepanjang rute pos Irak hingga Mesir.

Di atas menara pengawas itu, selama 24 jam penuh, para penjaga telah menyiapkan tanda-tanda bahaya. Jika bahaya mengancam pada siang hari, petugas akan membakar kayu basah yang dapat mengepulkan asap hitam.

Pada malam hari, petugas akan membakar kayu kering. Upaya itu ternyata tak sepenuhnya berhasil. Tentara Mongol mampu menembus Baghdad dan memorak-porandakan metropolis intelektual itu. Namun, peringatan awal yang ditempatkan di sepanjang rute pos itu juga berhasil mencegah masuknya tentara Mongol ke Kairo, Mesir.

Hanya dalam waktu delapan jam, berita pasukan Mongol akan menyerbu Kairo sudah diperoleh pasukan tentara Muslim. Itu berarti sama dengan waktu yang diperlukan untuk menerima telegram dari Baghdad ke Kairo pada era modern.

Berkat informasi berantai dari menara pengawas itu, pasukan Mamluk mampu memukul mundur tentara Mongol yang akan menginvasi Kairo.

Menurut sejarawan Barat, Paul Lunde, dalam tulisannya yang bertajuk “Dynasty of Warriors”, layanan pos melalui jalur darat pada era kekuasaan Dinasti Mamluk juga sempat terhenti ketika pasukan Tentara Salib memblokir rute pos.

Akan tetapi, penguasa Dinasti Mamluk tak kehabisan akal. Sejak saat itu, kata dia, Dinasti Mamluk mulai menggunakan merpati pos.

Dengan menggunakan burung merpati sebagai pengantar pesan, pasukan Tentara Salib tak dapat mencegah masuknya pesan dari Kairo ke Irak.

Merpati pos mampu mengantarkan surat dari Kairo ke Baghdad dalam waktu dua hari. Sejak itu, peradaban Barat juga mulai meniru layanan pos dengan merpati seperti yang digunakan penguasa Dinasti Mamluk.

Lunde juga menuturkan, pada 1300 M Dinasti Mamluk memiliki tak kurang dari 1.900 merpati pos. Burung merpati itu sudah sangat terlatih dan teruji mampu mengirimkan pesan ke tempat tujuan.

Seorang tentara Jerman bernama Johan Schiltberger menuturkan kehebatan pasukan merpati pos yang dimiliki penguasa Dinasti Mamluk. “Sultan Mamluk mengirim surat dengan merpati sebab dia memiliki banyak musuh,” kata Schiltberger.

Dinasti Mamluk memang bukan yang pertama menggunakan merpati pos. Penggunaan merpati untuk mengirimkan pesan kali pertama diterapkan peradaban Mesir kuno pada 2900 SM.

Pada masa kekuasaan Dinasti Mamluk, merpati pos juga berfungsi untuk mengirimkan pesanan pos parsel. Alkisah, penguasa Mamluk sangat puas dengan buah ceri dari Lebanon yang dikirimkan ke Kairo dengan burung merpati.

Setiap burung merpati membawa satu biji buah ceri yang dibungkus dengan kain sutra. Pada masa itu, sepasang burung merpati pos harganya mencapai seribu keping emas. Layanan merpati pos ala Dinasti Mamluk itu tercatat sebagai sistem komunikasi yang tercepat pada Abad Pertengahan.


Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

Dr. Laurence Brown: “Yesus Mengabarkan Kerasulan Muhammad (SAW)”



Ketika dua orang mengajarkan dua hal yang saling bertentangan, seseorang harus memilih yang mana yang harus diikuti. Laurence Brown lebih mempercayai Yesus dibandingkan Paulus.


‘’Menurut Yesus Tuhan adalah satu, sedangkan Paulus menganggap Tuhan itu tiga,’’ ujar Laurence. Yesus juga mengatakan bahwa Perjanjian Lama dapat dipakai, sementara Paulus mengatakan sebaliknya. Hal inilah yang membuat Laurence memutuskan untuk mempercayai Yesus.


Laurence tinggal di lingkungan yang masyarakatnya banyak menganut Kristen. Mereka sangat dekat dengan kekristenan, namun tidak benar-benar memahami tentang keimanan itu sendiri dan mereka tidak benar-benar menganut keyakinan tersebut.


Kebanyakan masyarakat Amerika memiliki keyakinan terhadap agama. Namun mereka tidak benar-benar bisa menerima agama yang diajarkan di gereja tersebut secara utuh. Mereka sangat beruntung karena mempercayai adanya Tuhan dan nabi-nabinya. Mereka dapat melihat kebenaran di dalam pengajaran Alkitab. Namun ketika mereka sampai kepada pengajaran tentang keimanan, satu dua fakta yang diajarkan mungkin masih dapat diterima. Begitu hal lain tidak dapat mereka terima.


Lalu mulailah mereka mencari kebenaran yang tidak dapat mereka temukan di dalam Kristen. “Dan itulah yang saya lakukan ketika akhirnya saya menemukannya di dalam Islam,“ katanya dalam acara The Deen Show.


Ketika mencari kebenaran di dalam Kristen, ia mempercayai nabi-nabi seperti Musa dan Yesus yang mengajarkan kebenaran kepada umat-umat mereka. Musa berkata pada umatnya bahwa akan ada tiga nabi yang harus diikuti oleh mereka setelah dirinya. Yohanes Pembaptis (Yahya) adalah yang pertama, Lalu Yesus dihitung sebagai yang kedua. Yesus pun mengatakan akan ada nabi berikutnya setelah dirinya, yang merupakan nabi terakhir.


Laurence bertanya-tanya, siapakah satu nabi lain yang dibicarakan oleh Musa dan Yesus ini? Ketika mempelajari Islam, ia menemukan jawabannya. Muhammad SAW adalah nabi yang dikatakan oleh kedua nabi sebelumnya. Ia akan membawa kesempurnaan bagi agama yang selama ini diturunkan Musa dan Yesus kepada umat-umatnya.


Di Barat banyak sekali orang-orang yang berkomentar miring tentang Islam. Islam dipandang sebagai agama teroris yang akan menghancurkan sekelompok masyarakat. “Akan tetapi jika kita mempelajari Islam yang sebenarnya secara mendalam, lalu hidup di antara Muslim lainnya, kita akan menemukan Islam sebagai agama yang indah,“ tambahnya.


Banyak orang jahat di dunia ini, ujar Laurence, namun yang sebenarnya adalah setiap orang menginginkan kebaikan. Setiap orang ingin tidur dengan tenang setiap malam, bangun setiap pagi dengan keyakinan mereka akan melakukan kegiatan sehari-hari tanpa ketakutan, dan mereka ingin memiliki hidup normal.


“Kehidupan dalam Islam adalah kehidupan dalam kesopanan, kesederhanaan, dan kerendahan hati. Dan menurut saya begitulah seharusnya setiap manusia memaknai hidupnya.“



Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

Sejarah Penemuan Angka Nol oleh Ilmuwan Islam


Jangan sepelekan angka nol. Bayangkan, apa jadinya jika deret angka hanya ada sembilan angka (1,2,3,4,5,6,7,8, dan 9) saja tanpa nol? Tentu akan muncul permasalahan- permasalahan, misalnya, dari mana muncul angka puluhan, ratusan, ribuan, jutaan, atau puluhan juta?
Nah, dengan adanya nol, semua permasalahan itu pun terpecahkan. Berkat angka nol, deret hitung menjadi semakin luas dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Selain fungsinya yang penting, angka nol juga mempunyai sejarah panjang. Dari manakah sebenarnya angka ini berasal? Dan, siapa pula penemunya? Mungkin banyak yang mengira, ilmuwan Eropalah penemunya. Sejatinya, angka nol justru ditemukan oleh ilmuwan Muslim. Dia adalah Abu Ja’far Muhammad bin Musa al-Khawarizmi. Ia lahir di Khawarizmi (sekarang Khiva), Uzbekistan, pada 194 H/780 M.
Tak banyak informasi yang menjelaskan secara mendalam mengenai sosok dan riwayat hidup Al-Khawarizmi. Tetapi, sejarah singkatnya terdapat dalam kitab Al-Fihrist Ibn an-Nadim, yang juga menjelaskan karya-karya tulisnya.
Di situ disebutkan, Al-Khawarizmi menekuni hampir seluruh pekerjaannya antara tahun 813 hingga 833. Setelah Islam masuk ke Persia dan Baghdad menjadi pusat ilmu serta perdagangan, banyak pedagang dan ilmuwan dari Cina dan India mendatangi kota tersebut, termasuk Al-Khawarizmi.
Di sana, ia menjadi bagian dari para ilmuwan yang bekerja di Bayt al-Hikmah (Rumah Kebijaksanaan), sebuah lembaga penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan yang didirikan oleh Ma’mun Ar-Rasyid, khalifah ketujuh Dinasti Abbasiyah.

Oleh guru besar studi Islam Temple University AS, Mahmoud Ayoub, Bayt al-Hikmah disebut sebagai institusi pendidikan tinggi pertama di dunia Islam dan juga Barat. Di lembaga ini, Al- Khawarizmi belajar ilmu alam dan matematika, juga terjemahan manuskrip Sansekerta dan Yunani.

Dulu, sebelum Al-Khawarizmi memperkenalkan angka nol, para ilmuwan menggunakan semacam daftar yang membedakan satuan, puluhan, ratusan, ribuan, dan seterus nya. Daftar yang dikenal sebagai abakus itu berfungsi menjaga setiap angka dalam bilangan agar tidak saling tertukar dari tempat atau posisi mereka dalam hitungan.
Sistem tersebut berlaku hingga abad ke-12 M, ketika para ilmuwan Barat mulai memilih menggunakan raqm al-binji (angka Arab) dalam sistem bilangan mereka. Raqm albinji menggunakan angka “nol” yang diadopsi dari angka India, menghadirkan sistem penomoran desimal yang belum pernah digunakan sebelumnya.
Nah, lewat buku pertamanya, Al- Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wa al- Muqabalah (Ringkasan Perhitungan Aljabar dan Perbandingan), Al-Kha warizmi memperkenalkan ang ka nol yang dalam bahasa Arab yang disebut shifr. Karya monumental itu juga membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat.
Buku itu diterjemahkan di London pada 1831 oleh matematikawan Inggris, Fredrick Rosen, dan selanjutnya diedit dalam bahasa Arab pada 1939 oleh dua matematikawan Mesir, Ali Mustafa Musyarrafa dan Muhammad Mursi Ahmad. Sebelumnya, pa da abad 12, karya ter sebut juga diter- jemahkan oleh se orang mate matikawan asal Chester, Inggris, Robert (Latin: Robertus Castrensis), dengan judul Liber Algebras et Al-mucabola.
Masih pada abad yang sama, buku berbahasa Latin itu kemudian diedit oleh matematikawan asal New York, LC Karpinski. Versi ke duanya, De Jebra et Almucabola, ditulis oleh Gerard da Cremona (1114–1187), matematikawan dan penerjemah asal Italia. Buku yang ditulis Gerard itu disebut-sebut lebih baik dan bahkan mengungguli buku Fredrick Rozen.
Dengan demikian, meski telah diperkenalkan pada pertengahan pertama abad ke-9, angka nol baru dikenal dan digunakan oleh kalangan ilmuwan Barat dua setengah abad kemudian.
Menyusul diperkenalkannya angka nol oleh Al- Khawarizmi maka untuk pertama kalinya nol digunakan sebagai pemegang tempat dalam notasi berbasis posisi. Dunia perlu berterima kasih pada ilmuwan yang satu ini karena dengan angka nol yang diperkenalkannya, bilangan 2012 dan 212 dapat dibedakan.
Pada abad ke-12, matematika wan Muslim asal Spanyol, Ibrahim ibn Meir ibn Ezra, menulis tiga risalah mengenai angka yang membawa simbol- simbol India dan pecahan desimal ke Eropa hingga men dapatkan perhatian dari sejumlah ilmuwan di sana.

Risalah ber judul The Book of The Number itu menjelaskan tentang sistem desimal untuk bilangan bulat dengan nilai tempat dari kiri ke kanan. Ibn Ezra menggunakan nol dengan sebutan galgal (yang berarti roda atau lingkaran).
Selanjutnya, pada 1247, mate matikawan Cina, Ch’in Chiu-Shao, menulis Mathematical Treaties in Nine Sections yang menggunakan simbol O untuk nol. Dan pada 1303, Zhu Shijie menggunakan simbol yang sama untuk nol dalam karya nya Jade mirror of the Four Elements. Sistem angka tersebut selanjutnya juga berkembang di Eropa.
Al-Khawarizmi, ilmuwan yang berada di balik penemuan besar ma te matika abad ke-9 itu, wafat di Baghdad pada sekitar 850 M. 

Menyusuri Jalur Illuminati yang Jadi TKP "Angels and Demons"


Komunitas rahasia, Illuminati, seperti yang tercantum dalam novel laris karya Dan Brown, Angels and Demons, mengagetkan banyak orang. Berikut pengalaman wartawan Jawa Pos yang baru kembali dari Roma, AGUNG PUTU ISKANDAR, menelusuri rute-rute kelompok beranggota cendekiawan dan penyair tersebut.

= = = = = = = = = = =

DALAM Angels and Demons, Dan Brown menyebut Roma dan Vatikan sebagai kota yang menyimpan banyak simbol organisasi bawah tanah (secret society). Bahkan, tata letak kota tersebut sudah dibuat sedemikian rupa plus jalur-jalur bawah tanah buat Paus berlindung ketika Vatikan diserang.

Salah satu organisasi bawah tanah yang disebut Brown adalah Illuminati (bentuk plural dari kata dalam bahasa Latin, illuminatus, yang berarti tercerahkan, Red). Seperti diceritakan dalam Angels and Demons, organisasi itu beranggota penyair dan ilmuwan.

Mereka adalah orang-orang yang sangat menghargai ilmu pengetahuan. Karena itulah, mereka kebanyakan bertentangan dengan gereja Katolik yang begitu berkuasa di Eropa pada periode abad ke-5 sampai 15.

Kehebohan buku tulisan Dan Brown itu memang sudah berangsur-angsur menurun. Apalagi, setelah banyak diskusi dan tulisan-tulisan pembanding dibuat. Namun, di Roma, Italia, buku tersebut justru tetap menjadi topik pembicaraan.

Bahkan, beberapa travel agent malah menyediakan tur khusus untuk menyambangi tempat kejadian perkara (TKP) novel yang versi layar lebarnya sudah dibuat dengan Tom Hanks sebagai tokoh utama itu.

Salah satunya travel agent Viator yang dipandu warga Italia keturunan Amerika Serikat, Roberto. Roberto yang hanya mau nama depannya disebut itu bersedia mengantarkan para pelancong mengunjungi rute-rute yang disebut Brown dalam novelnya.

Jalan-jalan ke TKP Angels and Demons dimulai pukul 10.00 waktu setempat. Pada pukul 14.00 rute berakhir di Kastil Saint Angelo yang menyimpan jalan rahasia dari Roma tembus ke Vatikan. Petunjuk kita ada di dalam secarik kertas ini, kata Roberto sambil menyerahkan kertas cokelat kumuh sebesar kartu pos.

Kertas tersebut bertulisan empat baris puisi dari pujangga Inggris abad ke-17 John Milton. Empat baris puisi itu menjadi petunjuk awal untuk menelusuri jalur-jalur Illuminati di pusat kota Roma hingga finis di Vatikan.

From Santi"s earthly tomb with demons"s hole,
Cross Rome the mystic elements unfold.
The path of light is laid, the sacred test,
Let the angels guide you on your lofty quest.

Roberto mengatakan, puisi itu menjadi petunjuk awal dua tokoh dalam Angels and Demons, yakni Profesor Robert Langdon (diperankan Tom Hanks) dan Vittoria Vetra (Ayelet Zurer), menjelajah Roma mencari tempat para preferiti (empat kardinal calon paus) sedang diculik. Kita akan mulai dengan From Santi"s earthly tomb (kuburan bumi milik Santi, Red), katanya.

Roberto lantas menunjuk sebuah gereja yang tak jauh dari Piazza del Popolo. Yakni, Gereja Santa Maria del Popolo. Piazza del Popolo merupakan salah satu alun-alun di Kota Roma. Posisinya beberapa kilometer dari sisi timur Vatikan. Santi yang dimaksud John Milton dalam puisi tersebut adalah nama panjang seniman Italia, Raffaello Sanzio atau Raphael Santi dalam bahasa Inggris.

Di Gereja Santa Maria terdapat kapel alias la cappella yang dibuat Raphael. Kapel, menurut Roberto, sejatinya tidak bermakna seperti kata chapel dalam bahasa Inggris yang berarti tempat ibadah. Chapel dalam bahasa asli sejatinya adalah kuburan yang dibuat untuk orang-orang kaya di zaman dulu.

Kapel bikinan Raphael ditempatkan di sisi kiri hall utama gereja Santa Maria. Ukurannya seluas kamar mungil 4 x 5 meter. Kapel tersebut dibuat untuk keluarga Chigi yang merupakan keluarga ternama di Italia. Raphael membikin kapel tersebut dengan sangat bagus.

Seratus tahun kemudian, Gian Lorenzo Bernini melengkapi kapel tersebut dengan sebuah patung legendaris, yakni Habakkuk dan malaikat. Satu tangan malaikat memegang rambut Habakkuk, sedangkan tangan satunya menunjuk ke arah petunjuk selanjutnya. Yakni, Basilica Saint Peter di Vatikan.

Dan Brown menuliskan bahwa malaikat tersebut mengarahkan kita ke Basilica Saint Peter. Padahal, malaikat itu menunjuk ke patung di sebelahnya. Yakni patung Daniel and the Lion, kata Roberto.

Daniel the Lion adalah kisah tentang seorang tahanan Kerajaan Babilonia. Dia ditangkap kemudian dilempar ke kawanan singa. Habakkuk lantas diminta menolong Daniel yang sedang putus asa meminta pertolongan Tuhan.

Tapi, tidak apa-apa. Kita meluncur ke Basilica Saint Peter sekarang, kata Roberto.

Bersama beberapa orang yang penasaran dengan novel kontroversial itu, Jawa Pos ikut meluncur menuju Basilica Saint Peter, Vatikan. Dalam buku Angels and Demons, terdapat satu simbol yang mengarahkan ke petunjuk selanjutnya di Basilica tersebut. Yakni, sebuah mata angin yang berada di salah satu sudut lapangan luas di depan Katedral Saint Peter itu.

Yang dimaksud Brown dalam novelnya adalah simbol angin yang bertiup dari barat. Namanya, ponente. Angin itu mengantarkan tokoh dalam novel untuk menuju ke sisi timur yang ditunjukkan angin, yakni Gereja Saint Maria della Vittoria yang berada di sisi timur Vatikan.

Jawa Pos menemukan simbol mata angin itu tepat di sisi depan Katedral Saint Peter. Tapi, itu bukan satu-satunya simbol mata angin yang ada di lapangan besar tersebut. Padahal, novel hanya menyebut satu arah mata angin.

Jawa Pos lantas mencoba mengonfirmasi ke Roberto. Dia lantas terkekeh. Di lapangan tersebut bahkan ada enam belas arah mata angin. Setiap arah angin memiliki nama sendiri. Misalnya, angin dari arah West Nord West disebut Ponente Maestro, Nord Nord Est bernama Tramont Greco, dan Est Sud Est bernama Levante Scirocco.

Dan Brown jelas hanya menyebutkan satu nama angin. Karena itu adalah angin yang mendukung kisah dalam novelnya, kata Roberto lantas terkekeh.

Rombongan turis penggemar novel akhirnya sampai di Gereja Saint Maria della Vittoria. Di gereja tersebut terdapat sebuah patung karya Bernini yang lain. Yakni, Ectasy of Saint Teresa. Patung tersebut menggambarkan Saint Teresa bersama malaikat yang memegang anak panah. Malaikat yang tersenyum seolah hendak menancapkan anak panah tersebut ke Saint Teresa.

Karakter Bernini dalam patung-patungnya yang dia bikin selalu khas. Dia seperti meng-capture atau membekukan gerakan. Di mana-mana patung dia pasti tentang orang-orang yang bergerak, kata Roberto.

Setelah dari Gereja Saint Maria, rute selanjutnya adalah menuju Gereja Saint Agnes in Agony. Tepat di depan gereja tersebut terdapat sebuah air mancur yang dibuat Bernini.

Air mancur besar tersebut menggambarkan empat wujud manusia besar yang digambarkan dari empat benua bersama masing-masing empat sungai. Yakni, dari Benua Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika. Di air mancur besar itulah, tempat Kardinal Baggia (salah seorang calon Paus yang diculik) distempel dadanya dengan besi panas bertulisan Water.

Rute akhirnya berakhir di Kastil Saint Angelo, sebuah kastil bersejarah yang terletak di Isola Tiberina, alias pulau di tengah Sungai Tiber yang membelah Roma. Kastil itu menyimpan keagungan yang luar biasa. Di jembatan yang menghubungkan jalan utama dengan pulau terdapat karya-karya patung seniman Bernini. Patung tersebut seperti menyambut orang-orang yang telah berhasil memecahkan misteri Kota Roma tersebut.

Jalur-jalur yang kita lewati itu disebut jalur Illuminati. Dalam buku disebutkan bahwa itu adalah tantangan yang harus dilewati anggota baru. Selamat, Anda sudah jadi anggota Illuminati, kata Roberto lantas terkekeh.

Di zaman Romawi kuno, kastil tersebut awalnya adalah benteng pertahanan. Namun, saat Katolik menjadi agama yang diterima di Kekaisaran Romawi, kastil itu menjadi salah satu situs pertahanan. Dalam novel disebutkan bahwa kastil itu memiliki jalan rahasia yang menghubungkannya dengan Katedral Saint Peter. Tapi, Roberto buru-buru menepis anggapan tersebut.

Dia lantas mengajak ke lantai tiga kastil. Setelah melalui berbagai labirin bawah tanah, akhirnya rombongan sampai di lantai tiga yang merupakan benteng utama kastil. Roberto menunjuk tembok setinggi enam meter. Tembok tersebut seperti berdiri berjajar mengarah ke Vatikan. Di atasnya terdapat jalan setapak yang lebarnya cuma cukup buat satu orang.

Itu adalah jalan yang dimaksud. Jalan itu adalah akses langsung ke Vatikan kalau ada apa-apa. Paus bisa menggunakannya. Dan itu, well, sama sekali bukan rahasia, katanya lantas terkekeh. Cerita Angels and Demons memang seru, tapi novel selalu fiksi dan tidak nyata walaupun latar belakang sejarahnya benar, imbuhnya. (*/c2/ttg)

KEAJAIBAN-KEAJAIBAN MASA KECIL NABI MUHAMMAD SAW

Sebuah tangis bayi yang baru lahir terdengar dari sebuah rumah di kampung Bani Hasyim di Makkah pada 12 Rabi’ul Awwal 571 M. Bayi itu lahir dari rahim Aminah dan langsung dibopong seorang “bidan” yang bernama Syifa’, ibunda sahabat Abdurrahman bin Auf.


“Bayimu laki-laki!”

Aminah tersenyum lega. Tetapi seketika ia teringat kepada mendiang suaminya, Abdullah bin Abdul Muthalib, yang telah meninggal enam bulan sebelumnya. Ya, bayi yang kemudian oleh kakeknya diberi nama Muhammad (Yang Terpuji) itu lahir dalam keadaan yatim. Ayahnya meninggal di Yatsrib ketika beliau berusia tiga bulan dalam kandungan ibundanya.

Kelahiran yang yatim ini dituturkan dalam Al-Quran, “Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?” — QS Adh-Dhuha (93): 6.

Aminah, janda beranak satu itu, hidup miskin. Suaminya hanya meninggalkan sebuah rumah dan seorang budak, Barakah Al-Habsyiyah (Ummu Aiman). Sementara sudah menjadi kebiasaan bangsawan Arab waktu itu, bayi yang dilahirkan disusukan kepada wanita lain. Khususnya kepada wanita dusun, supaya hidup di alam yang segar dan mempelajari bahasa Arab yang baku.

Ada hadits yang mengatakan, kebakuan bahasa warga Arab yang dusun lebih terjaga. Menunggu jasa wanita yang menyusui, Aminah menyusui sendiri Muhammad kecil selama tiga hari. Lalu dilanjutkan oleh Tsuwaibah, budak Abu Lahab, paman Nabi Muhammad, yang langsung dimerdekakan karena menyampaikan kabar gembira atas kelahiran Nabi, sebagai ungkapan rasa senang Abu Lahab.

Air Susu yang Melimpah

Beberapa hari kemudian, datanglah kafilah dari dusun Bani Sa’ad, dusun yang jauh dari kota Makkah. Mereka menaiki unta dan keledai. Di antara mereka ada sepasang suami-istri, Harits bin Abdul Uzza dan Halimah As-Sa’diyah. Harits menaiki unta betina tua renta dan Halimah menaiki keledai yang kurus kering. Keduanya sudah memacu kendaraannya melaju, tetapi tetap saja tertinggal dari teman-temannya.

Halimah dan wanita lainnya yang datang ke Makkah sedang mencari kerja memberi jasa menyusui bayi bangsawan Arab yang kaya. Sebagaimana dalam kehidupan modern, baby sitter akan mendapatkan bayaran yang tinggi bila dapat mengasuh bayi dari keluarga kaya.

Sampai di kota Makkah, Halimah menjadi cemas, sebab beberapa wanita Bani Sa’ad yang tiba lebih dulu sedang ancang-ancang mudik karena sudah berhasil membawa bayi asuh mereka.

Setelah ia ke sana-kemari, akhirnya ada juga seorang ibu, yaitu Aminah, yang menawarkan bayinya untuk disusui. Namun ketika mengetahui keadaan ibu muda yang miskin itu, Halimah langsung menampik.

Dia dan suaminya berkeliling kota Makkah, tetapi tidak ada satu pun ibu yang menyerahkan bayinya kepadanya untuk disusui. Ya, bagaimana mereka percaya, seorang ibu kurus yang naik keledai kurus pula akan mengasuh dengan baik bayi mereka?

Hampir saja Halimah putus asa, ditambah lagi suaminya sudah mengajaknya pulang meski tidak membawa bayi asuh. Namun, ia berkata kepada suaminya, “Aku tidak ingin pulang dengan tangan kosong. Alangkah baiknya kalau kita mau mengambil anak yatim itu sambil berniat menolong.”

“Baiklah, kita bawa saja anak yatim itu, semoga Allah memberkahi kehidupan kita,” ujar suaminya. Setelah ada kesepakatan tentang harga upah menyusui, Muhammad kecil diberikan kepada Halimah. Wanita kurus kering itu pun mencoba memberikan puting susunya kepada bayi mungil tersebut.

Subhanallah! Kantung susunya membesar, dan kemudian air susu mengalir deras, sehingga sang bayi mengisapnya hingga kenyang. Dia heran, selama ini susunya sendiri sering kurang untuk diberikan kepada bayi kandungnya sendiri, tetapi sekarang kok justru berlimpah, sehingga cukup untuk diberikan kepada bayi kandung dan bayi asuhnya?

Berbarengan dengan keanehan yang dialami Halimah, suaminya juga dibuat heran, tak habis pikir, mengapa unta betina tua renta itu pun tiba-tiba kantung susunya membesar, penuh air susu.

Halimah turun dari. keledainya, dan terus memerah susu itu. Dia dan suaminya sudah dalam keadaan lapar dan dahaga. Mereka meminumnya sehingga kenyang dan puas. Semua keajaiban itu membuat mereka yakin, “Anak yatim ini benar-benar membawa berkah yang tak terduga.”

Halimah menaiki dan memacu keledainya. Ajaib! Keledai itu berhasil menyalip kendaraan temannya yang mudik lebih dulu.

“Halimah! Halimah! Alangkah gesit keledaimu. Bagaimana ia mampu melewati gurun pasir dengan cepat sekali, sedangkan waktu berangkat ke Makkah ia amat lamban,” temannya berseru. Halimah sendiri bingung, dan tidak bisa memberikan jawaban kepada teman-temannya.

Sampai di rumah pun, anak-anaknya senang, sebab orangtua mereka pulang lebih awal dari orang sekampungnya. Apalagi kemudian ayah mereka membawa air susu cukup banyak, yang tiada lain air susu unta tua renta yang kurus kering itu.

Dalam sekejap, kehidupan rumah tangga Halimah berubah total. Dan itu menjadi buah bibir di kampungnya. Mereka melihat, keluarga yang tadinya miskin tersebut hidup penuh kedamaian, kegembiraan, dan serba kecukupan.

Domba-domba yang mereka pelihara menjadi gemuk dan semakin banyak air susunya, walaupun rumput di daerah mereka tetap gersang. Keajaiban lagi!

Peternakan domba milik Halimah berkembang pesat, sementara domba-domba milik tetangga mereka tetap saja kurus kering. Padahal rumput yang dimakan sama. Karena itulah, mereka menyuruh anak-anak menggembalakan domba-domba mereka di dekat domba-domba milik Halimah. Namun hasilnya tetap saja sama, domba para tetangga itu tetap kurus kering.

Pembelahan Dada

Muhammad kecil disusui Halimah sekitar dua tahun. Oleh Halimah, bayi itu dikembalikan kepada ibunya, Aminah. Namun ibunya mengharapkan agar Muhammad tetap ikut dirinya, sebab ia khawatir bayi yang sehat dan montok tersebut menjadi terganggu kesehatannya jika hidup di Makkah, yang kering dan kotor.

Maka Muhammad kecil pun dibawa kembali oleh Halimah ke dusun Bani Sa’ad. Bayi itu menjadi balita, dan telah mampu mengikuti saudara-saudaranya menggembala domba. Ingat, hampir semua nabi pernah menjadi penggembala. Muhammad saat itu sudah berusia empat tahun dan dapat berlari-lari lepas di padang rumput gurun pasir. la, bersama Abdullah, anak kandung Halimah, menggembala domba-domba mereka agak jauh dari rumah.

Di siang hari yang terik itu, tiba-tiba datanglah dua orang lelaki berpakaian putih. Mereka membawa Muhammad, yang sedang sendirian, ke tempat yang agak jauh dari tempat penggembalaan. Abdullah pada waktu itu sedang pulang, mengambil bekal untuk dimakan bersama-sama dengan Muhammad, di tempat menggembala, karena mereka lupa membawa bekal.

Ketika Abdullah kembali, Muhammad sudah tidak ada. Seketika itu juga ia menangis dan berteriak-teriak minta tolong sambil berlari pulang ke rumahnya. Halimah dan suaminya pun segera keluar dari rumahnya. Dengan tergopoh-gopoh mereka mencari Muhammad kesana-kemari. Beberapa saat kemudian, mereka mendapatinya sedang duduk termenung seorang diri di pinggir dusun tersebut.

Halimah langsung bertanya kepada Muhammad, “Mengapa engkau sampai berada di sini seorang diri?” Muhammad pun bercerita. “Mula-mula ada dua orang lelaki berpakaian serba putih datang mendekatiku. Salah seorang berkata kepada kawannya, ‘Inilah anaknya.’

Kawannya menyahut, `Ya, inilah dia!’ Sesudah itu, mereka membawaku ke sini. Di sini aku dibaringkan, dan salah seorang di antara mereka memegang tubuhku dengan kuatnya. Dadaku dibedahnya dengan pisau. Setelah itu, mereka mengambil suatu benda hitam dari dalam dadaku dan benda itu lalu dibuang. Aku tidak tahu apakah benda itu dan ke mana mereka membuangnya.

Setelah selesai, mereka pergi dengan segera. Aku pun tidak mengetahui ke mana mereka pergi, dan aku ditinggalkan di sini seorang diri.” Setelah kejadian itu, timbul kecemasan pada diri Halimah dan suaminya, kalau-kalau terjadi sesuatu terhadap si kecil Muhammad. Karena itulah, keduanya menyerahkan dia kembali kepada Ibunda Amina.



Wallahu a’lam

Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

Wednesday, August 1, 2012

Semboyan Korea Selatan Terinspirasi Dari Al-Quran

[imagetag]
Pada tahun 1970an, Presiden Korea Selatan Park Chung Hee berkunjung ke Indonesia, tepatnya ke serambi Mekkah, atau Aceh. Pada waktu itu ada kunjungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan. Pada suatu hari yang tidak sibuk, pak presiden Korea Selatan ini berkunjung ke salah satu masjid yang ada di Aceh, yaitu masjid Baitturahman. Pada saat itu juga beliau merasa tertarik pada satu ayat Alquran yang dipajang di salah satu dinding masjid. Beliau bertanya kepada salah satu pengurus masjid, "Artinya apa ?", "Innallaah laa yughoyyiru maa biqoumin, hatta yughoyyiru maa bi anfusihim" yang artinya Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa yang ada pada diri mereka (QS 13 : 11).

Sang presiden terkejut dan merasa kagum dengan ayat tersebut, walaupun presiden bukan seorang muslim tapi beliau sangat terkagum-kagum mendengar satu potongan ayat tersebut. Lalu sang presiden bertanya lagi pada pengurus masjid, "Bolehkah saya bawa ke negara saya ?", pengurus masjid berkata, "tentu saja boleh".

Jadilah ayat tersebut dibawa ke Korea Selatan dan dijadikan slogan resmi negara ini. "Tuhan tidak mengubah keadaan Korea Selatan, sampai rakyat Korea Selatan yang mengubah keadaannya sendiri". Padahal hanya satu ayat, tapi luar biasa mampu merubah satu bangsa Korea Selatan sampai sekarang.

Jika kita mampu mengaplikasikan semua ayat Alquran, Insya Allah bangsa indonesia akan maju dan sejahtera dari negara manapun, wallahu a'lam.




Monday, July 30, 2012

Sejarah Perkembangan Satanisme

Satanisme secara singkat dapat diartikan sebagai penyembahan setan dan menjadikannya sebagai Tuhan. Gerakan sesat ini memiliki ajaran melaksanakan hal-hal yang oleh agama dianggap berdosa. Satanisme juga menerima setan, lambang kejahatan, sebagai pemimpin dan pembimbing.

Sejarah Satanisme

Kaum Satanis, yakni para pengikut ajaran satanisme, sudah ada dan melaksanakan kegiatan mereka di setiap tahap sejarah dan dalam setiap peradaban, dari Mesir kuno sampai Yunani kuno, serta sejak Abad Pertengahan sampai hari ini.

Di antara abad ke-14 dan ke-16, para tukang sihir dan orang yang menolak agama sama-sama memuja setan. Setelah tahun 1880-an, di Prancis, Inggris, Jerman, dan sekaligus di berbagai negara lain di Eropa dan Amerika, Satanisme diatur dalam perkumpulan dan tersebar di kalangan orang yang mencari keyakinan dan agama lain.


Penyembahan setan terus berlanjut sejak abad ke-19, mula-mula sebagai Satanisme tradisional, lalu dalam aliran sesat yang lebih kecil yang merupakan pecahannya.

Upacara kejam yang dilakukan oleh tukang sihir dan orang-orang tak bertuhan, pengorbanan anak dan orang dewasa kepada setan, perayaan Misa Hitam dan upacara Satanisme tradisional lainnya telah diwariskan diam-diam secara turun temurun.

Lambang Satanisme tradisional yang terpenting adalah dewa Romawi kuno Baphomet. Pada waktu itu, Baphomet menjadi lambang bagi orang yang memuja setan.

http://blog.templarhistory.com/wp-content/uploads/baphomet-e1270080262176.gif

Para ahli sejarah yang menelusuri asal-usul sosok berkepala kambing ini telah menemukan beberapa petunjuk penting tentang kegiatan Satanis.

Lambang Satanis terpenting kedua adalah pentagram, yaitu bintang bersegi lima di dalam lingkaran. Yang menarik, ada dua perkumpulan rahasia lainnya di samping para Satanis yang menggunakan Baphomet dan pentagram sebagai lambang.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgarxm6OpzQXVqH-QRL6KlgBH9DuxBKPgefEvTsvG56IDX1ioIIbXCYygF4N84QDdUc9ZvqaHgKXs9ZjBT0rogD-miLbvEB8AWy-d-rB7z53LLLBAKSRemUkqXmaur9F8vDbQ2GPYAAHA6S/s1600/Satanisme.gif

Yang pertama adalah perkumpulan Kesatria Biara Yerusalem (Knight Templars), yaitu perkumpulan yang dituduh oleh Gereja Katolik sebagai penyembah setan, dan dibubarkan pada tahun 1311.

Perkumpulan lainnya adalah perkumpulan Mason yang telah bertahun-tahun lamanya menimbulkan rasa penasaran karena kerahasiaan dan upacaranya yang aneh.

Banyak ahli sejarah, yang telah menyelidiki masalah itu, percaya bahwa terdapat hubungan antara Kesatria Biara Yerusalem dengan perkumpulan Mason.

Menurut mereka, kedua kelompok itu saling melanjutkan satu sama lain. Sesudah Kesatria Biara Yerusalem dilarang oleh Gereja, perkumpulan itu melanjutkan keberadaannya secara rahasia dan akhirnya berubah menjadi paham Mason.

Yang pasti tentang Freemasonry adalah perkumpulan ini bersifat amat rahasia, punya susunan organisasi, dengan anggota di seluruh pelosok dunia.

Uraian yang diberikan para ahli seperti Leo Taxil, yang pernah menjadi seorang Mason, namun telah keluar dari perkumpulan itu, mengatakan bahwa para Mason amat menghormati Baphomet dan melangsungkan upacara yang menyerupai tata-cara penyembahan setan.

Kenyataan lain yang menimbulkan kecurigaan adalah bahwa banyak pengikut Satanisme yang kemudian menjadi anggota organisasi Masonic.

Kini, para Satanis telah meninggalkan upacara dan markasnya yang rahasia itu, untuk keluar ke jalan-jalan. Para Satanis bergiat di setiap negara untuk menyebarkan ajarannya dengan gigih dalam buku-buku, terbitan berkala, dan terutama di Internet dalam usaha mereka menarik anggota.

Tak peduli di negara mana pun mereka berada, para Satanis menampilkan citra yang sama. Cara berpakaian, tata cara penyembahan, kesamaan surat yang mereka tinggalkan sebelum melakukan bunuh diri dan ciri lainnya menunjukkan bahwa Satanisme bukanlah gerakan biasa yang dipenuhi para penganggur, melainkan sebuah organisasi yang sengaja bersandar pada landasan pemikiran.

Satanisme dan Materialisme
Pada dasarnya aliran Satanisme dibagi menjadi dua macam, yaitu Teistik dan Atheistik. AliranTeistik atau biasa disebut juga Satanisme Tradisional adalah suatu bentuk kepercayaan yang menganggap bahwa Setan sebagai Dewa.

Sedangkan aliran Atheistik adalah suatu aliran kepercayaan yang tidak menganggap adanya Tuhan ataupun Dewa untuk disembah, melainkan mereka menggunakan "Setan" sebagai simbol pada diri manusia, sebagai simbol keduniawian dan keserakahan atau dengan kata lain mereka dapat dikatakan menyembah diri mereka sendiri.

Salah satu Aliran Satanisme Atheistik yang terkenal adalah Gereja Setan (the Church of Satan) yang didirikan oleh Anton Szandor LaVey (Anton LaVey), karena namanya aliran ini disebut dengan aliran LaVeyan.

Suatu ciri kaum Satanis masa kini adalah mereka semua atheis (tidak mengakui Tuhan). Mereka juga sekaligus kaum materialis, artinya mereka hanya percaya kepada keberadaan benda belaka.

Mereka mengingkari adanya Tuhan dan semua makhluk gaib. Oleh karena itu, kaum Satanis tidak percaya kepada setan sebagai makhluk yang nyata.

Meskipun disebut sebagai penyembah setan, mereka tidak mengakui adanya setan. Bagi kaum Satanis, setan hanyalah lambang yang menyatakan permusuhan mereka terhadap agama dan kekerasan hati mereka.

Dalam sebuah tulisan yang berjudul “Pengantar Setanisme” yang diterbitkan Gereja Setan, dinyatakan bahwa para Satanis sebenarnya adalah Atheis.

Satanisme adalah sebuah agama yang tak mengenal Tuhan dan menganut paham tidak ada yang perlu ditakuti selain akibat tindakan kita.

Kaum Satanis tidak percaya adanya Allah, malaikat, surga atau neraka, iblis, setan, ruh jahat, ruh baik, peri, atau makhluk gaib yang jahat. Satanisme bersifat Atheis, Otodeis: kami menyembah diri kami sendiri. Satanisme adalah materialis, Satanisme adalah lawan agama. (Vexen Crabtree, “A Description of Satanisme”)

Singkatnya, ini adalah hasil filsafat kebendaan dan tak mengenal Tuhan yang telah tersebar sejak abad ke-19. Seperti filsafat ini, Satanisme menyandarkan diri pada teori yang dianggap ilmiah: Teori Evolusi Darwin.
Musik dan Film Satanisme.


Satanisme muncul dalam banyak hal, salah satunya adalah film dan musik. Banyak film yang menceritakan dengan terbuka idiom satanisme serta kisah kuasa gelap (dark forces).

Film populer seperti : Friday The 13th, The Crow, Devils Advocate, Interview With The Vampire, bahkan serial 'The X-Files' mengandung alur cerita dimana setan, satanisme atau black magic menjadi bagian penting dari film.

Konon tahun 1968, Anton Szandor La Vey pernah menjadi penasehat teknis sekaligus pemeran film Rosemarys Baby, film Omen 1976 disebut telah memopulerkan satanisme.

Dalam musik ada banyak sekali contoh musik yang berisi satanisme, contoh :
1. Lagu dari Ozzy Osbourne "Anggur baik tapi Wiski lebih cepat, bunuh dirilah satu-satunya jalan keluar"

2. Lagu dari David Bowie (majalah Rolling Stone) mengatakan Rock akan selalu menjadi musik setan.

3. Lagu dari Stairway to Heaven jika di putar terbalik akan memunculkan syair pemujaan setan.

4. Lagu dari Metallica dalam The Prince melantunkan Bida dari bawah, Aku ingin menjual jiwaku. Setan ambil jiwaku.

5. Pink Floyd menulis lagu Lucifer Sam dengan lirik : Lucifer Sam selalu duduk di sisimu..selalu dekat denganmu.

6. Tahun 1992, Red Hot Chilli Peppers saat penerimaan anugreah MTV Awards berucap. Pertama-tama kami ingin berterima kasih pada Setan.

7. Marilyn Manson, salah satu umat GS pada majalah Spin edisi Agustus 1996. Saya berharap dikenang sebagai sosok yang mengakhiri sejarah Kekristenan, Manson tak ragu merobek Injil dan meneriakkan penghinaan terhadap Yesus Kristus.

Berikut 10 band penganut satanisme yang populer
Di antara banyak band-band metal Saat ini, terdapat beberapa band-band yang merupakan band-band sesat yang memuja setan.

Band-band tersebut menjual jiwanya untuk para setan demi keinginanya agar memperoleh ketenaran. Band yang beraliran Black Metal merupakan aliran metal yang paling banyak memiliki Band Metal-Satanis.

1. Acheron


Band yang berdiri pada tahun 1998, dan dibentuk oleh Pendeta Vincent Crowley di Tampa, Florida. Yang kemudian bergabung dengan Peter H. Gilmore, Magister Gereja Setan.

Dan untuk pertama kalinya, band ini merilis album yang berjudul "Messe Noir" pada tahun 1988. Album ini dibuat khusus sebagai edisi terbatas (7-inci) yang juga merupakan rekor dimensi sebuah album yang belum pernah ada sebelumnya.

Untuk membuat album ini benar-benar kental terhadap aliran satanis, Acheron membuat album ini dicopy hanya untuk 666 eksemplar.

Kemudian pada tahun 1991, band ini membuat tercengang dunia dengan menerbitkan album kedua mereka yang berjudul Rites of the Black Mass (1991).

Pada album tersebut, setiap lagu-lagunya mengandung ayat-ayat yang ada pada injil hitam (Satanic Bible) serta digunakan intro bergaya Gothik dan gitar solo yang membuat lagu-lagu tersebut terkesan dari dunia "Kegelapan". Lagu-lagu mereka pun didasarkan atas filsafat "Satanis".

Album :
Messe Noir (1988), Rites of the Black Mass (1991), Alla Xul (1992), Satanic Victory (1992), Lex Talionis (1992), Anti-God, Anti-Christ (1996), Those Who Have Risen (1997), Necromanteion Communion (1998), Compendium Diablerie : The Demo Days (2001).

2. Angelcorpse


Merupakan band yang dibentuk pada tahun 1995 oleh Pete Helmkamp dan mantan band yang dikenal sebagai Orde dari Chaos.

Angelcorpse berasal dari Kansas City, tapi mereka pindah ke Tampa Florida (yang merupakan daerah penganut Satanisme) di Amerika. Musik mereka bertemakan Anti-Kristus dan peperangan.

Pada tahun 1995 dan 2007 Band ini melakukan tur ke Eropa untuk mendukukng band-band beraliran satanisme yang ada.

Hal lain yang berkaitan dengan band ini adalah Pete Helmkamp, personil band, menulis buku yang berjudul 'The Conqueror Manifesto.'

Menurutnya, hal-hal yang memandang bahwa "In the spirit of Crowley's" dan pandangan tentang "Antichrist" adalah merupakan kebenaran. Dalam bukunya tersebut Pete menuliskan upaya manusia agar bisa naik ke Quest terhadap Plateau dari Invincibility dan mencapai Godhood (Homodeus).

Album :
Goats to Azazael Demo (1995), Hammer of Gods (1996), Nuclear Hell (1997), Wolflust Single (1997), Exterminate (1998), Winds of Desecration (1999), The Inexorable (1999), Iron, Blood and Blasphemy (2000), Death Dragons of the Apocalypse (2002), Of Lucifer and Lightning (2007).

3. Cradle Of Filth




















Band yang berasal dari Inggris dibentuk pada tahun 1992, dengan penyanyi utama Dani Filth. Merupakan Band yang sangat erat kaitanya dengan Sihir, Mitologi, dan hal-hal yang berbau Kotoran.

Selain menyanyikan alunan musik Black Metal, aliran ini juga memainkan aliran Dark Metal dan Death Metal, Vampyric Metal, Satan Metal dan Symphonic Black Metal.

Aliran ini telah banyak berubah sejak awal mula dibentuk. Pada awalnya nuansa Death Metal begitu kelihatan, namun seiring dengan waktu berubah menjadi Black, dan yang terakhir Bernuansa Ghotic yang sangat terlihat pada lagu " Nymphetamine".

Prestasi besar yang pernah diraih oleh band ini adalah merupakan band yang paling terkenal di Inggris setelah Iron Maiden.

Album :
The Principle of Evil Made Flesh (1994), Dusk... and Her Embrace (1996), Cruelty and the Beast (1998), Midian (2000), Damnation and a Day (2003), Nymphetamine (2004), Thornography (2006), Godspeed on the Devil's Thunder (2008).

4. Dimmu Borgir

Band Black Metal yang berasal dari Oslo, Norwegia, dibentuk pada tahun 1993. Dibentuk oleh Shagrath, Silenoz, dan Tjodalv.

Band ini pertama kali menerbitkan album 'Inn i evighetens mørke' pada tahun 1994. Yang kemudian merampungkan seluruh Track pada album For All Tid (1994).

Band ini diketahui sering memainkan aliran Symphonic Black Metal, Black Metal, Ritual Black Metal, dan Deathy Metal.

Tema-tema yang dibahas dalam lirik lagu-lagunya hampir sama dengan Cradle Of Filth, yaitu tentang pemujaan kepada Setan, Ritual, dan Peperangan.

Album :
For all tid (1994), Stormblåst (1996), Enthrone Darkness Triumphant (1997), Spiritual Black Dimensions (1999), Puritanical Euphoric Misanthropia (2001), Death Cult Armageddon (2003), Stormblåst MMV (2005) In Sorte Diaboli (2007).

5. Arch Goat

Band kelima merupakan band Black-Death Metal, yaitu Arch Goat yang dibentuk di Finlandia. Album Pertama mereka diluncurkan pada tahun 1992 yang berjudul "Jesus Spawn".

Sebuah album yang di dalamnya penuh dengan hujatan-hujatan kepada Tuhan. Style dan gaya Band ini mirip dengan Angelcorpse, yaitu anti Kristus serta banyak memainkan Filosophy Satanis. Band ini juga terkadang memainkan musik Ritual.

Album :
Jesus Spawn (1992), Angelcunt (Tales of Desecration) (1993), Angelslaying Black Fucking Metal (2004), Live Black Mass (2005), Whore of Bethlehem (2006).

6. Blasphemy

Band Satanis keenam, adalah band Black Metal yang berasal dari Kanada, dibentuk di daerah Burnaby tahun 1984 bernama Blasphemy.

Debut mereka yang pertama dalah "Blood upon the Altar" pada tahun 1989, merupakan album yang berisi Hujatan-hujatan kepada Tuhan.

Band ini juga pernah melakukan tur ke Jerman "Fuck Christ". Dalam syair-syairnya, Band ini banyak menggunakan tema-tema yang berhubungan dengan paganisme, mitologis dan lirik-lirik Anti-Kristus.

Album :
Fallen Angel of Doom (1990), Gods of War (1993), Live Ritual - Friday the 13th (2002).

7. Behemoth

Band Black Metal yang berasal dari Polandia pada tahun 1991. Band ini memainkan musik dengan tema-tema Satanis, dan Ritual, dan pemujaan kepada Berhala.

Band ini juga memainkan aliran musik Death Metal, ada juga yang menyebutnya sebagai Black Metal, Avantgrade Metal, Pagan Metal.

Namun aliran yang sebenarnya dari band ini masih diragukan, karena band ini lebih suka tidak dilabelkan dalam genre apapun.

Album :
And the Forests Dream Eternally (EP) (1995), Sventevith (Storming Near the Baltic) (1995),Grom (1996), Bewitching the Pomerania (EP) (1997), Pandemonic Incantations (1998), Satanica (1999), Thelema.6 (2000), Antichristian Phenomenon (EP) (2001), Zos Kia Cultus (Here and Beyond) (2002), Conjuration (EP) (2003), Demigod (2004), Slaves Shall Serve (EP) (2005), The Apostasy (2007), Ezkaton (EP) (2008), Evangelion (2009).

8. Arch Enemy

Band Melodic Death Metal yang berasal dari Swedia. Band ini bernama Arch Enemy. Band ini merilis album pertamanya pada tahun 1996 berjudul "Black Earth".

Style band ini sangat mengagumkan, setiap track pada albumnya penuh dengan Melodi Gitar yang digabung dengan suara vokalis cewe (Angela Gossow) ini membuatnya begitu berkesan.

Hal-hal yang dibahas dalam lagu-lagunya adalah hal-hal mengenai Kiamat, dan Anti-Kristus. Selain itu, pesonil band ini berasal dari para mantan Pemain band metal sebelumnya, seperti band Carcass, dan Yohanes Liva.

Album :
Black Earth (1996), Stigmata (1998), Burning Bridges (1999), Wages of Sin (2001), Anthems of Rebellion (2003), Doomsday Machine (2005), Rise of the Tyrant (2007).

9. Beherit


Band ini dibentuk di Finlandia pada tahun 1989. Band ini sendiri memiliki arti "setan" dalam bahasa Syria. Musik mereka bertemakan kebiadapan, Anti-Kristus, Neraka, dan penghujatan.

Band ini terkenal karena gaya ambient yang dimainkan personilnya, band ini juga memainkan aliran Deathcore dan Black Metal.

Album :
The Oath of Black Blood (1991), Drawing Down the Moon (1993), Dawn of Satan's Millennium (1991), Werewolf, Semen and Blood (1998), Messe Des Morts (1994), Beast of Beherit - Complete Worxxx (1999).

5 Karib Berfoto Pose Sama Setiap 5 Tahun...



Jika melihat foto liburan 5 orang sahabat ini rasanya tidak ada yang spesial, namun sebenarnya menyimpan fakta unik. Lima sahabat karib tersebut mengulang pose itu setiap 5 tahun sekali. Mereka terus melakukan ritual itu selama 30 tahun hingga kini.

John Wardlaw, Mark Rumer, Dallas Burney, John Molony dan John Dickson adalah teman SMA di Santa Barbara, California. Foto pertama mereka dijepret pada 1982 yang kemudian menjadi ritual 5 tahunan sejak 1987. Setiap detil dijaga agar tetap sama saat difoto, kecuali potongan rambut yang terus mengikuti trend.

Foto yang berlokasi di Copco Lake, California Utara, itu mereka potret dengan menggunakan self timer. Dalam foto tersebut mereka berlima duduk berjejer dengan John Molony berpose memegang toples kopi instan berisi kecoa peliharaan. Seiring berjalannya waktu toples itu tidak lagi berisi kecoa meskipun ekspresi yang ditampilkan tetap sama.

"Untuk beberapa alasan kami memilih untuk memasang ekspresi misterius. Saat itu kami pikir itulah pose paling keren, " ujar John Wardlaw. "Prioritas kami saat itu sangat berbeda. Kami semua hanya memikirkan musim panas dan gadis-gadis."

Setelah semua lulus SMA, mereka masing-masing masuk perguruan tinggi dan kembali ke danau setiap musim panas. Mereka menghabiskan liburan dengan membaca dan membuat film pendek yang disutradarai Wardlaw yang seorang sineas. "Aku sudah punya feeling ini akan menjadi tradisi yang cool, tapi aku tidak menyangka bisa bertahan selama 30 tahun," ujar Wardlaw.


Berikut ini foto 5 sahabat SMA California yang berfoto tiap 5 tahun sekali












Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

FOTO Jejak Perang Dunia II di Indonesia

BENDA PENINGGALAN PERANG. Muchlis (32) menunjukkan koleksi benda peninggalan perang dunia II yang disimpan di rumahnya di Morotai, Maluku Utara, Kamis (7/6). Muchlis mengumpulkan benda benda tersebut sejak berusia 10 tahun yang didapatkannya dari berburu di sejumlah tempat di Morotai.

Sumber Foto: ANTARA










Dua wisatawan mengamati bangkai kendaraan tempur amphibi sisa perang dunia II di Desa Darame, Morotai, Maluku Utara, Kamis (7/6). Morotai menyimpan potensi wisata sejarah berupa napak tilas peninggalan perang dunia II seperti bangkai kendaraan tempur dan sisia-sisa perang lainnya yang tersebar di darat dan laut.





SUNGAI KOKOTA. Dua wisatawan berfoto di dekat air terjun Sungai Kokota, kawasan Bukit Empat Puluh, Morotai, Maluku Utara, Kamis (7/6). Sungai itu merupakan saksi bisu tempat pertempuran sengit antara Sekutu dan Jepang ketika pecah perang dunia II.



MONUMEN JENDERAL MC ARTHUR . Seorang pengunjung mengamati monumen Jenderal Douglas Mc Arthur di pulau Zum Zum, Morotai, Maluku Utara, Rabu (6/6). Monumen tersebut dibangun sebagai napak tilas keberadaan panglima perang sekutu, Jenderal Douglas Mc Arthur yang menjadikan pulau tersebut sebagai tempat persembunyian pada Perang Dunia II .


Sumber

Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

Sunday, July 29, 2012

10 Mobil Klasik Terkeren di Dunia

Ada sesuatu yang khusus dan unik yang didapatkan dari mobil klasik yang tidak didapatkan dari mobil baru. Ada rasa kepuasan tersendiri dibalik penampilan yang mewah, bentuknya yang eksotis, nilai sejarahnya, membuat mobil klasik merupakan investasi yang berharga di masa mendatang. Berikut ini adalah 10 mobil klasik dan antik terkeren di dunia.

10. Mini Cooper

Mini Cooper, mobil klasik dan antik terkeren di dunia.
Mobil klasik kecil ini diproduksi oleh perusahaan BMC di tahun 1959 dan dianggap sebagai ikon mobil Inggris. Mini memiliki beberapa varian dan model. Bentuknya yang sederhana dan unik membuat mini cooper terlihat sangat klasik. Mini cooper merupakan salah satu mobil klasik dan antik terkeren di dunia yang diminati banyak orang.

9. Corvette Sting Ray

Corvette Sting Ray, mobil klasik dan antik terkeren di dunia.
Corvette Sting Ray adalah salah satu mobil klasik dan antik terkeren di dunia. Desainnya yang antik, elegan dan sporty membuat mobil ini menarik perhatian orang. Corvette Sting Ray diproduksi oleh General Motors-Amerika mulai tahun 1962 hingga 1967 sehingga mobil ini sangat terbatas. Corvette Sting Ray sering dipakai dalam pembuatan film-film di Amerika karena desainnya yang bagus dan klasik.

8. Jaguar MK II

Jaguar MK II, mobil klasik dan antik terkeren di dunia.
Jaguar terkenal dengan sebutan mobil mewah dan mobil mahal. Sejak awal diproduksi, mobil Jaguar berkonsep sebagai mobil mewah, seperti halnya dengan Jaguar MK II yang diproduksi tahun 1959. Jaguar MK II termasuk mobil klasik dan antik terkeren di dunia. Jaguar MKII diproduksi oleh perusahaan di Coventry, Inggris. Dengan tipe mobil sedan, Jaguar MKII terlihat sangat klasik dan mewah yang menjadi favorit para selebritis dunia.

7. Jaguar E-Type

Jaguar E-Type, mobil klasik dan antik terkeren di dunia.
Masih dengan mobil Jaguar, Jaguar E-Type juga salah satu mobil klasik dan antik terkeren di dunia. Jaguar E-Type tampil dengan desain ramping, atap berbentuk coupe, terkesan feminin karena warnanya yang menarik. Jaguar E-Type mulai diproduksi tahun 1961 hingga 1975 dan masuk dalam “100 most beautiful cars” versi Daily Telegraph di tahun 2008.

6. Ferrari 250 GT Lusso

Ferrari 250 GT Lusso, mobil klasik dan antik terkeren di dunia.
Ferrari hampir identik dengan mobil balap dengan kecepatan tinggi. Ferrari 250 GT Lusso adalah mobil klasik dan antik terkeren di dunia asal Italia. Ferrari 250 GT Lusso diproduksi tahun 1963 hingga tahun 1964. Ferrari 250 GT Lusso tampil dengan desain yang menawan, antik, elegan dan terkesan sangat klasik. Ferrari 250 GT Lusso pernah dimiliki oleh actor, produser, sutradara terkenal Amerika era tahun 1950 hingga 1980 an, Steve McQueen.

5. Porsche 911-1964

Porsche 911 1964, mobil klasik dan antik terkeren di dunia.
Porsche adalah salah satu merk mobil terkenal di dunia asal Jerman. Jerman juga memproduksi merk mobil mewah dan terkenal lainnya seperti Mercedes-Benz, BMW, Audi dan sebagainya. Porsche 911 produksi tahun 1964 juga merupakan salah satu mobil klasik dan antik terkeren di dunia. Versi Porsche 911 masih diproduksi hingga sekarang, tentu saja dengan desain yang lebih modern, tetapi tidak meninggalkan bentuk (model) asli dari pendahulunya. Porshce 911 yang diproduksi tahun 1964 banyak diminati dan menjadi mobil klasik paling dicari bagi pecinta mobil klasik.

4. Citroen DS

Citroen DS, mobil klasik dan antik terkeren di dunia
Citroen DS adalah salah satu mobil klasik dan antik terkeren di dunia. Citroen DS adalah mobil eksekutif dan mewah yang diproduksi oleh manufaktur mobil asal Perancis di tahun 1955. Desain Citroen DS dianggap luar biasa untuk tahun 50′an dengan mobil sedan. Citroen DS sangat diminati bagi pecinta mobil klasik.

3. Cord – L-29 Phaeton

Cord - L-29 Phaeton, mobil klasik dan antik terkeren di dunia.
Cord adalah salah satu merk mobil dari Amerika yang diproduksi oleh Auburn Automobile Company sejak tahun 1929 hingga tahun 1937. Cord dengan tipe L-29 Phaeton yang di buat tahun 1929 adalah salah satu mobil klasik terkeren di dunia. Desain L-29 Phaeton sangat unik, antik dan klasik dengan kap mobil yang panjang dan menggunakan roda V8 yang besar. L-29 Phaeton sangat difavoritkan dalam acara-acara resmi kenegaraan dan sangat kental dengan ciri khas mobil kerajaan.

2. Cord 812 Sedan (Supercharged)

Cord 812 Sedan (Supercharged), mobil klasik dan antik terkeren di dunia.
812 Sedan (Supercharged) adalah salah satu mobil klasik dan antik terkeren di dunia. Cord 812 Sedan (Supercharged) diproduksi tahun 1937 dengan desain yang mengesankan dan sangat khas. Pada tahun 1996, Cord 812 Sedan (Supercharged) dinobatkan sebagai “The Single Most Beautiful American Car” oleh majalah American Heritage.

1. Ford Model T 1927

Ford Model T, mobil klasik dan antik terkeren di dunia.

Ford Model T adalah mobil klasik terkeren di dunia. Anda ingat “Lizzie” salah satu mobil di film animasi Cars besutan Pixar Studio? Ya, itulah dia, Ford Model T yang diproduksi tahun 1927 mempunyai sebutan “Tin Lizzie”. Ford Model T adalah bentuk model asli yang dibuat sejak tahun 1907 yang telah mengalami penyempurnaan desain dan fungsi. Ini adalah mobil mewah dan luar biasa serta terkesan sangat antik dan klasik. Ford Model T diproduksi oleh Henry Ford dari Ford Motor Company, salah satu merk mobil terkenal di dunia asal Amerika. Desain Ford Model T sangat klasik dengan roda yang kecil untuk ukuran sebuah mobil.