Saturday, August 11, 2012

Nicolas Anelka: Tenang dan Nyaman Sejak Memeluk Islam

Nicolas Anelka: Merasa Tenang dan Nyaman Sejak Memeluk Islam Nicolas Anelka dikenal sebagai penyerang gandas dan pemeluk Islam yang taat. Menurutnya, Islam telah memberikan petunjuk dalam hidupnya.

Publik sepakbola tentunya tak asing lagi jika mendengar nama Anellka. Ya, penyerang berdarah Prancis itu adalah penyerang berbahaya apabila berada di mulut gawang lawan.

Ketajaman bomber berkepala plontos itu bisa dibuktikan dengan menjadi top skor Liga Primer Inggris dengan raihan 22 gol di musim 2008/2009 bersama Chelsea.

Di balik kegarangannya dalam menceploskan si kulit bundar ke gawang lawan, Nicolas Anelka memiliki sikap yang sangat dingin. Ia sangat jarang tersenyum ketika sudah berada di lapangan. Terkadang, rekan-rekannya sering merasa serbasalah ketika berbicara dengannya. Dirinya sangat fokus pada permainan.

Lahir di Versailles, Prancis, pada 14 Maret 1979, Nicolas Anelka menghabiskan masa kecilnya di Trappes, sebuah kota kecil yang terletak di pinggiran barat Kota Paris. Sebelum menjadi seorang Muslim, Anelka adalah seorang atheis alias tidak percaya adanya Tuhan.

Namun, ketika tidak beragama itulah, dia banyak bergaul dengan temannya dari keluarga Muslim. Dari situlah striker yang kini membela klub Liga Super Cina, Shanghai Shenhua itu mulai tertarik dengan Islam. “Saya menjadi ‘seorang Muslim’ sejak saya berusia 16 tahun,” kata Anelka kepada majalah Super yang berbasis di Arab Saudi.

Kepada majalah FourFourTwo, juru gedor 33 tahun yang mengantarkan Prancis merengkur tropi Piala Eropa 2000 itu mengungkapkan alasan mengapa memilih IslamAnelkan menegaskan Islam adalah cara hidup yang sesuai dengannya.

“Saya merasa nyaman dan tenang dengan agama dan hidup saya hari ini. Tapi ini adalah masalah pribadi dan saya tidak membicarakan hal itu terlalu sering. Itulah sisi pribadi saya.,” ujar pemilik nama Muslim, Abdul Salam Bilal Anelka itu.

Memeluk Islam, mengantarkannya pada perubahan positif dalam hidupnya. Mantan bomber Chelsea itu berpendapat, Islam menuntunnya untuk bertindak dengan bijaksana. Tidak lupa, dia menegaskan Islam adalah sumber kekuatan dalam dan di luar lapangan.

“Saya memiliki karier yang sulit, saya kemudian memutuskan untuk menemukan kedamaian.Dan sejak saat itulah, saya memutuskan memeluk Islam," tegas Anelka.

Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

0 comments

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.